Matamata.com - Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan sosok wanita yang meminta mahar kepada calon suaminya dengan nominal fantastis. Wanita tersebut diduga meminta sertifikat rumah sebagai mahar untuk pernikahannya.
Mahar atau mas kawin adalah salah satu syarat sahnya sebuah pernikahan, yang diberikan pihak laki-laki ke pihak perempuan. Tak ada ketentuan harus apa atau berapa jumlah mahar yang diberikan, tapi tak bisa dipungkiri kalau "mahar" kadang kala jadi representasi gengsi sehingga mahar yang diberikan pun harus semahal-mahalnya.
Jadi mau seberapa mahal pun mahar yang diserahterimakan saat menikah, sebelumnya sah-sah aja. Yang terpenting adalah jumlah mahar itu harus sesuai dengan kemampuan. Kalau tidak mampu tapi dipaksakan, untuk apa?
Tag
Berita Terkait
-
Mikhayla Beranjak Remaja, Nia Ramadhani Ungkap Pesan Menyentuh untuk Sang Putri di Ulang Tahun ke-13
-
Rayakan Usia 35 Tahun, Nia Ramadhani Pamer Kematangan dan Pesona yang Tak Luntur
-
Raffi Ahmad Gelar 'Lagi Lagi Tenis Internasional', Ajak Nia Ramadhani dan Desta Tanding Lawan Artis Korea
-
Film Home Sweet Loan Sukses Bikin Satu Bioskop di Yogyakarta Tertawa dan Menangis Bersama
-
Demi Berkurban, King Faaz Tunda Liburan ke Jepang, Fairuz A Rafiq: Buat Palestina
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo