Nur Khotimah | MataMata.com
Fuji dan Nikita Mirzani. (Instagram/@nikitamirzanimawardi_172)

Matamata.com - Akur saat Ketemu di Malang, Terungkap Isi Obrolan Serius Nikita Mirzani dan Fuji

Pertemuan Nikita Mirzani dan Fuji masih menjadi perbincangan di media sosial. Bukan tanpa alasan, momen keduanya akur saat bertemu menjadi hal yang menghebohkan sebab dulu Nikita Mirzani pernah menyindir Fuji.

Terlepas dari masa lalu tersebut, Nikita Mirzani ternyata diharuskan berjumpa dengan Fuji baru-baru ini karena pekerjaan. Keduanya sama-sama hadir dalam pembukaan klinik kecantikan di Malang, Jawa Timur.

Baca Juga:
Fuji Tegas Ogah Balikan dengan Thariq Halilintar: Tolong Pahami

Saat bertemu, Nikita Mirzani dan Fuji rupanya langsung saling curhat. Fuji awalnya ditanya soal hubungannya dengan Thariq Halilintar yang kandas pada Januari 2023 lalu.

"Memangnya tidak ada harapan (untuk balikan)?" tanya Nikita Mirzani kepada Fuji, di depan Thariq Halilintar.

"Doakan saja yang terbaik," jawab Fuji.

Baca Juga:
Detik-detik Fuji Cuek Thariq Halilintar Gelendotan dengan Nikita Mirzani Viral: Si Paling Prinsip

Dalam konten yang dibagikan YouTube Thariq Halilintar pada Selasa (2/5/2023) tersebut, Nikita Mirzani juga mengungkap perasaannya usai ditinggalkan Antonio Dedola. Nikita pun ditalak Antonio melalui WhatsApp.

"Kakak emang nggak ada harapan untuk balikan, Kak?" tanya Fuji kepada Nikita Mirzani balik.

"Semua yang sudah ditentukan sama Allah, biar Allah yang ngatur. Apa yang dikasih sama Allah, kalau diambil lagi sama Allah, kita harus ikhlaskan," tandas Nikita Mirzani dengan bijak.

Baca Juga:
Dipeluk dan Dicium Mesra Nikita Mirzani, Ekspresi Wajah Fuji Disorot: Takut?

Sayangnya interaksi Nikita Mirzani dan Fuji justru ditanggapi sinis oleh warganet. Fuji dinilai tertekan berada di sisi Nikita Mirzani yang dituding pura-pura baik kepadanya.

Selain itu, Nikita Mirzani terlihat terus nempel kepada Thariq Halilintar hingga shipper Thonik bermunculan menggantikan Thofu. Kendati begitu, Fuji tampak santai bahkan sama sekali tidak memperlihatkan kecemburuan.

Kontributor: Neressa Prahastiwi
Load More