Matamata.com - Rafael Tan menceritakan kehidupannya sebagai anak yang tumbuh dalam keluarga beda agama. Saat masih kecil, Rafael Tan bahkan pernah melakukan ibadah 3 agama sekaligus. Seperti apa ceritanya?
Hal itu disampaikan oleh Rafael Tan dalam podcast YouTube Denny Sumargo. Rafael ternyata dibesarkan oleh ayah yang beragama Islam dan ibu yang menganut agama Budha. Sementara Rafael kini menganut agama Kristen.
"Dulu pas Nyokap sama Bokap married, agama mereka Budha nih. Dua tahun gue lahir, Bokap pindah ke muslim, Nyokap tetep Budha gitu," ungkap Rafael Tan, dikutip dari Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Selasa (18/7/20230.
Jadi penganut agama Kristen karena sejak kecil ia sering ke gereja, mulanya untuk latihan vokal. Sejak masih anak-anak, bakat bernyanyi Rafael memang sudah terlihat. Tetapi, lantaran orang tuanya tidak tahu tempat les vokal, akhirnya ia diusulkan oleh teman ayahnya untuk dibawa ke gereja sekaligus latihan vokal.
Alhasil, Rafael kecil pernah melakukan ibadah tiga agama sekaligus. Di mana Rafael Tan pagi ke gereja, siangnya ikut sang ibu beribadah di wihara, dan malamnya menunaikan salat bersama ayahnya.
"Gue happy gitu (terlahir beda agama). Jadi, pagi-pagi nih, gue ke gereja sampai jam 10, terus siang diajak ke wihara sama Nyokap, sore gue diajak sholat sama Papa. Gue punya sajadah sendiri, peci sendiri, sarung sendiri, sholat diajak Bokap. Siang sembayang di depan Dewi Kwang In," ungkapnya.
Di kesempatan yang lain, Rafael sempat mengaku jika perceraian orangtuanya membuatnya kesal dan marah pada Tuhan. Ia bertanya kenapa diberi keluarga yang berantakan.
"Waktu orang tua bercerai, saya marah pada Tuhan dan saya meninggalkan Tuhan," ucap Rafael Tan kala itu.
Sejak orang tuanya bercerai, Rafael pun memilih untuk tinggal dengan neneknya. Sejak saat itu ia mulai berhenti untuk pergi ke Gereja dan menjalani hidup dengan kesedihan.
Namun, setelah bertahun-tahun tak percaya pada Tuhan, Rafael akhirnya sadar dan bertobat. Ia pun memutuskan memeluk agama Kristen Protestan dan dibaptis. (Lilis Varwati)
Berita Terkait
-
Kemenhaj Respons Gugatan AMPHURI di MK, Tegaskan Aturan Umrah Mandiri untuk Lindungi Jamaah
-
Sindir Petugas yang 'Aji Mumpung', Wamenhaj Dahnil: Jangan Nebeng Berhaji!
-
Seskab Teddy Ajak Umat Islam Jadikan Isra Mikraj Momentum Teguhkan Iman
-
Puan Maharani Tegaskan APBN 2026 Bukan Sekadar Angka: Fokus Lapangan Kerja dan Daya Beli
-
Pemerintah Siapkan Langkah Konkret Perkuat Keamanan Pesantren dan Rumah Ibadah
Terpopuler
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano