Matamata.com - Berita mengenai keputusan rujuk yang diambil oleh Indra Bekti dan Aldila Jelita tampaknya tak disetujui oleh semu pihak keluarga. Pasalnya, Ibunda dari Aldila Jelita sendiri baru-baru ini muncul ke publik dan menyampaikan penolakannya.
Dipantau dari akun TikTok @simplify1707 pada Senin (28/8/2023), Ibunda Aldila Jelita menyatakan bahwa dirinya tak setuju dengan keputusan putrinya untuk rujuk. Lebih dari satu, ada beberapa alasan di balik ketidaksetujuan yang ia miliki tersebut.
Alasan yang paling kuat berkaitan erat dengan kesalahan fatal yang diduga dilakukan oleh Indra Bekti pada tahun 2016. Meski tak mengatakan secara terang-terangan mengenai kesalahan tersebut, Marjam selaku Ibunda Aldila Jelita menyinggung soal kisah Nabi Luth.
"Its okay kalau kamu nggak mau diatur tapi saya bicara sebagai lisannya Islam, Islam menyatakan di surat nabi Luth ini haram, haram, tidak boleh," kata Marjam.
Berita Terkait
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi Strategis untuk Monetisasi Karya Kreatif Lokal
-
Sindir Koruptor, Adong Silalahi Yakin Lagu 'Maling Teriak Maling' bakal Sukses
-
Kemenkum Bakal Tindak Tegas Pembajak Siaran Olahraga
-
Besok Deadline! KPK Ingatkan Pejabat Segera Lapor Kekayaan Periode 2025
Terpopuler
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
-
John Herdman Bangga Mathew Baker Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo