Matamata.com - Huru-hara yang terjadi antara Palestina dan Israel masih terus menjadi sorotan warga dunia. Bahkan, di Indonesia sendiri, ramai seruan boikot untuk produk-produk yang dianggap pro terhadap Israel.
Dalam sebuah tayangan podcast, Deddy Corbuzier membagikan pandangannya tentang konflik kemanusiaan yang terjadi di Palestina dan Israel. Suami Sabrina Chairunnisa itu menilai kalau aksi boikot yang ramai dilakukan masyarakat Indonesia itu tidak membantu.
“Anda boikot-boikot itu gak nolong,” ujar Deddy Corbuzier di YouTube Kasisolusi, Kamis (09/11/2023).
“Anda boikot apa? Gua mau nanya produk Israel apa sih yang ada di Indonesia?” tanya Deddy.
Dery yang menjadi host pun menyebutkan beberapa nama brand yang belakangan ramai disebut akan diboikot.
“Starbucks, MCd? Engga sih ya, (dia) Amerika,” jawab Dery.
“Amerika bantu mana? Israel? Ya boikot lah produk Amerika. Jangan lu pakai,” kata Deddy.
“Ni mereka nonton di mana?” tanya Dery.
“Youtube. Jangan dipakai youtube,” jawab Deddy Corbuzier.
Deddy kemudian menyadarkan bahwa cenderung sulit bagi masyarkat Indonesia memboikot atau berhenti menggunakan produk-produk dari negara yang mendukung Israel. Yang bisa dilakukan justru adalah cari media untuk bersuara.
“Gak bisa kan. Pola berpikirnya gak seperti itu. Justru gunakan media yang ada untuk membantu menyuarakan,”
Lebih lanjut, Deddy Corbuzier pun menyarankan sebuah solusi yang tak terduga untuk memungkinkan perdamaian, yaitu lagu-lagu KPop.
“Kirim lagu KPop ke sana,” ujar Deddy Corbuzier.
“Apa urusannya?” tanya Dery heran.
Deddy pun memberikan alasan mengapa ia bisa berpendapat demikian. Ternyata, saran ini diambil karena fakta yang terjadi pada kasus bajak laut somali yang bisa berhenti berkat lagu Britney Spears.
“Untuk menghentikan perang. Ini dianggepnya gua bercanda, menghina kan?” ujar Deddy.
“Lagu Britney Spears pernah menghentikan perang. Lagunya Britney Spears berhasil ngusir bajak laut Somali. Ya siapa tahu KPop juga bisa. Kan sekarang semuanya lagi suka KPop,” tambah Deddy Corbuzier lagi.
Berita Terkait
-
Kelangkaan Obat di Iran Memburuk Akibat Serangan ke Fasilitas Farmasi
-
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
-
Konflik Israel-Hizbullah Memanas, DPR RI Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan 934 WNI di Lebanon
-
Trump Klaim Perang AS-Israel Lawan Iran Segera Berakhir, Puji Peran Pakistan
-
Lebanon Minta Bantuan Pakistan untuk Hentikan Serangan Israel
Terpopuler
-
Siswa Sekolah Rakyat Manado Raih Emas Wushu Nasional, Mensos Beri Apresiasi Tinggi
-
DPR Desak Kemenkes Investigasi Kematian Dokter Internship di Jambi
-
Kemenbud Gelar Lomba Video 'Aku dan Budayaku', Ajak Anak Muda Jadi Duta Budaya Digital
-
Said Abdullah Usul Ambang Batas Parlemen 6 Persen, Berlaku Hingga Tingkat DPRD
-
DPR RI Pastikan Stok Beras dan Minyakita di Sumut Aman hingga 5 Bulan ke Depan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo