Ade Wismoyo | MataMata.com
Ibra Azhari. (Suara.com)

Matamata.com - Ibra Azhari lagi-lagi diciduk polisi atas kasus penyalahgunaan narkoba. Adik kandung Ayu Azhari ini pernah diciduk atas kasus yang sama pada 2019 lalu.

"Benar (Ibra Azhari ditangkap)," bunyi keterangan dari Kombes M Syahduddi, Jumat (5/1/2023).

Menurut keterangan lebih lanjut, Ibra Azhari ditangkap bersama seorang wanita berinisial NN yang disebut sebagai artis lawas era 90-an.

Baca Juga:
Inisialnya NN, Ibra Azhari Disebut Bersama Artis Wanita Lawas saat Ditangkap karena Narkoba

Lantas seperti apa sosok anggota keluarga Azhari yang terjerat kasus narkoba ini? Simak profil dan agama Ibra Azhari yang dilansir dari berbagai sumber.

Profil Ibra Azhari

Ibra Azhari lahir dengan nama Ibrahim Salahuddin pada 30 Desember 1969 di Bandung. Saat ini dia telah menginjak usia 54 tahun.

Baca Juga:
Ibra Azhari Kembali Ditangkap Polisi karena Kasus Narkoba

Ibra adalah saudara kandung Ayu Azhari, Sarah Azhari dan Rahma Azhari. Dia dikenal sebagai aktor yang eksis di era 90an dengan membintangi sejumlah film panas.

Agama Ibra Azhari

Keluarga Azhari memiliki keturunan India, Arab, dan Minangkabau. Semua anggotanya rata-rata beragama Islam.

Baca Juga:
Kasus Narkoba Ibra Azhari, 2 Artis Ditetapkan Jadi Tersangka

Begitu pula dengan Ibra Azhari. Kakak Rahma Azhari itu diketahui memeluk agama Islam sejak lahir.

Karier Ibra Azhari

Ibra Azhari memukai karier aktingnya di tahun 90an. Dia kerap muncul di film-film panas, seperti Lampiasan Nafsu (1996), Bergairah di Puncak (1996), Permainan Malam (1997) hingga Hukuman Zinah (1999).

Baca Juga:
2 Nama Baru Ditemukan Terkait Kasus Narkoba Ibra Azhari, Artis?

Selain film, Ibra Azhari juga sempat muncul di layar kaca. Dua judul sinetron yang dibintanginya adalah Terlanjur Sayang (1996) dan Ada Ada Saja (1993).

Kontroversi Ibra Azhari

Ibra Azhari pertama kali ditangkap atas kasus narkoba pada 2003. Kasus ini membuat karier aktingnya berakhir.

Saat itu Ibra divonis 15 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah karena memiliki 8,5 gram kokain, 16,7 gram sabu-sabu dan 230 butir ekstasi.

Ibra kemudian bebas pada tahun 2009 dan ditangkap lagi setahun kemudian di Bali karena kasus yang sama. Barang bukti yang disita saat itu adalah narkoba berupa sabu seberat lima gram.

Pengadilan memberikan vonis hukuman 6 tahun masa penjara pada Ibra Azhari. Setelah 6 kali terjerat narkoba, kini dia kembali terjerumus di lubang yang sama.

Diungkap oleh polisi, Ibra ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Tangerang Selatan pada Rabu (3/1/2024) malam sekira pukul 20:30 WIB.

Saat ini kasus narkoba yang kembali menjerat Ibra Azhari masih dalam proses penyelidikan.

Kontributor: Chusnul Chotimah
Load More