Matamata.com - Kanika Kapoor curhat mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan di rumah sakit usai dinyatakan positif corona.
Kanika Kapoor mengaku sampai kelaparan di rumah sakit. Ketika ia teriak-teriak minta makanan, seorang perawat hanya memberinya pisang dan jeruk yang dianggapnya sudah tak layak.
"Aku berada di ruangan dari jam 11 pagi dan kudapat hanya sebotol kecil air mineral. Aku sudah minta perawat untuk memberiku makanan, tapi mereka memberikku dua pisang kecil dan satu jeruk yang dihinggapi lalat. Aku sangat lapar," kata Kanita Kapoor kepada wartawan.
Lebih parah, Kanika Kapoor mengaku tak mendapat obat apapun dari rumah sakit. Padahal ia mengaku saat itu tubuhnya sudah tidak nyaman dan terasa demam.
"Aku bilang aku demam tapi tidak ada yang mengunjungiku. Makanan yang aku bawa diambil oleh mereka. Aku nggak bisa makan apapun dari mereka karena aku alergi dengan beberapa makanan. Aku lapar, haus dan merasa tak nyaman," beber Kanika Kapoor.
Namun pernyataan Kanika Kapoor dibantah oleh salah seorang pejabat rumah sakit. Menurut pihak rumah sakit, mereka telah memberikan yang terbaik untuk pelantun "Baby Doll" ini.
"Kanika Kapoor telah mendapat pelayanan terbaik dari rumah sakit. Ia seharusnya bekerja sama sebagai pasien bukan sebagai seorang publik figur. Dia telah diberikan pelayanan makanan tanpa gula. Fasilitas yang ia dapat sangat layak dengan tv, toilet dan tempat tidur di kamarnya sendiri," kata Professor R.K Dhiman, Direktur Sanjay Gandhi Postgraduate Institute of Medical Sciences.
Kanika Kapoor merupakan penyanyi yang cukup populer di India. Namanya mulai terkenal setelah menjadi penyanyi soundtrack untuk film Bollywood berjudul Ragini MMS 2 pada 2004 dengan judul lagu "Babby Doll". (Ferry Noviandi)
Berita Terkait
-
Amel Alvi Sibuk Berbisnis di Tengah Pandemi Covid-19
-
Pandemi Corona, Toko Sembako Kristina Turun Omzet Hingga Jual Simpanan
-
Sepi Job, Nino Fernandez Putuskan Pergi ke London
-
Ingin Makan Mi Instan di Warkop Pinggir Jalan, Ruben Onsu Bawa Koki Sendiri
-
Orang Tak Pakai Masker Dihukum Push Up, Tamara Bleszynski Geram
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!