Matamata.com - Middle East Youth Summit (MEYS) 2025 yang digelar Youth Break the Boundaries (YBB) Foundation sukses berlangsung pada 1 hingga 4 Desember 2025 di Park Inn by Radisson Makkah Al Naseem.
Ratusan pemuda Muslim dari berbagai negara berkumpul untuk memperkuat kepemimpinan Islami, kolaborasi global, sekaligus merumuskan solusi masa depan umat.
Joneri Alimin Sebagai Pembicara
Dari empat pembicara terpilih, nama Joneri Alimin jadi salah satu yang paling berpengaruh. Perspektifnya yang luas memberi dorongan besar bagi para peserta.
Diplomat Indonesia yang kini menjabat Konsul Ekonomi di KJRI Jeddah ini membagikan wawasan tentang diplomasi ekonomi, kebijakan luar negeri, hingga kerja sama internasional.
Dalam sesinya, Joneri menekankan pentingnya diplomasi ekonomi sebagai fondasi pembangunan nasional. Ia aktif mempromosikan peluang perdagangan dan investasi, serta membangun sinergi antara pelaku usaha Indonesia dan Arab Saudi.
Joneri juga mengajak pemuda Muslim memahami peran kolaborasi global dalam mendorong inovasi, kewirausahaan, dan pertumbuhan berkelanjutan.
Jejak Karier Diplomasi
Selama lebih dari satu dekade berkarier di dunia diplomasi, Joneri Alimin telah menempati sejumlah posisi strategis yang memperkuat hubungan ekonomi dan politik Indonesia di kancah internasional.
Saat ini ia menjabat sebagai Konsul Ekonomi di KJRI Jeddah, Arab Saudi, dengan fokus mendorong kerja sama ekonomi dan memperluas peluang pasar Indonesia.
Sebelumnya, ia pernah menjadi Kepala Subdirektorat Ekonomi dan Pembangunan di Kementerian Luar Negeri RI, merumuskan kebijakan ekonomi luar negeri serta mengoordinasikan program pembangunan internasional.
Joneri juga pernah bertugas sebagai Konsul di KJRI Frankfurt, Jerman, dengan tanggung jawab memperkuat kerja sama bilateral Indonesia–Jerman.
Selain itu, pada Pemilu 2024 ia dipercaya sebagai Ketua Satgas di Jeddah dan sukses memimpin pemungutan suara luar negeri terbesar di kawasan Timur Tengah.
Pesan untuk Pemuda Muslim
Joneri menegaskan bahwa kesadaran hukum, ekonomi, dan diplomasi adalah kunci membangun stabilitas komunitas serta kepemimpinan yang etis.
Peserta MEYS 2025 merespons positif pandangannya, terutama mereka yang tertarik pada hubungan internasional dan ekonomi global.
Partisipasi Joneri semakin memperkuat visi MEYS, yakni mencetak pemimpin Muslim yang berpengetahuan, beretika, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Middle East Youth Summit (MEYS) 2026 kini telah resmi dibuka. Acara akan kembali digelar di Makkah pada 30 Maret hingga 2 April 2026 mendatang.
Berita Terkait
-
Menaker: Perusahaan Wajib Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Belakang Pendidikan
-
Program Makan Bergizi Gratis BGN: Berdayakan UMKM dan Bumdes di Daerah Bencana Aceh
-
Lampaui Target! Belanja Masyarakat Awal 2026 Tembus Rp184 Triliun, Sektor Hiburan Laris Manis
-
RI-India Jajaki Kerja Sama Pendidikan Bisnis, Program MBA Internasional Segera Masuk?
-
Mendagri Sebut Program 3 Juta Rumah Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kepala Daerah
Terpopuler
-
Mendes PDT: Kebijakan Presiden Tak Naikkan Harga BBM Jaga Daya Beli Warga Desa
-
Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas: Model Pengelolaan Sampah Nasional dan Inovasi Genteng Limbah
-
Bupati Banyumas Janji di Hadapan Presiden Prabowo: 2028 Bebas Sampah dan Jadi Uang
-
Tips Cegah Heat Stroke, PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Rajin Minum di Masjidil Haram
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!
-
Middle East Youth Summit 2025 Resmi Dibuka di Makkah, Delegasi Dunia Jalani Umrah Bersama