Matamata.com - Sederet artis ikut memberikan komentar terkait kasus George Floyd. Bahkan hal ini juga menyulut api kemarahan warga Amerika Serikat.
Hal tersebut lantaran kematian George Floyd dianggap sebagai salah satu kasus rasisme yang menyedihkan.
Lewat akun Twitternya, Selena Gomes menyuarakan keresahannya.
Ia mengaku menghabiskan waktu selama 24 jam untuk memikirkan hal itu. Ia sadar bahwa semuanya telah terjadi.
''I have spent the last 24 hours trying to process this all. Nothing anyone says can take back what has happened. But we can and must all make sure to take action. Too many black lives have been taken from us for far too long,'' cuit Selena Gomez di akun Twitter pribadinya.
Kendati demikian, ia menyadarkan semua orang bahwa saat ini masih bisa untuk mengambil tindakan.
Tak hanya itu, Selena Gomez juga mengajak semua orang untuk menandatangani petisi soal George Floyd.
''They deserve better. They deserve to be heard. We all need to do better and not sit in silence as this injustice continues,'' cuitnya.
Seperti yang kita tahu, sejumlah warga Amerika Serikat mengecam tewasnya George Floyd karena aksi berlebihan yang dilakukan oleh Derek Chauvin saat menangkap.
Diketahui Derek menahan leher George Floyd dengan lutut agar tidak terjadi perlawanan saat penangkapan.
Hal tersebut rupanya membuat George Floyd kehabisan napas dan akhirnya meninggal dunia.
Sebagai informasi, George Floyd ditangkap karena dugaan menggunakan uang palsu untuk berbelanja.
Berita Terkait
-
Romantisnya Kencan Prom Selena Gomez dan Benny Blanco, Disebut Pacar Idaman oleh Warganet
-
Selena Gomez dan Benny Blanco Rilis Album Kolaborasi 'I Said I Love You First'
-
Terungkap! Selena Gomez Punya Pengalaman Idap Penyakit Bipolar
-
Disebut Ikut-ikutan Style Fuji, Aaliyah Massaid Digunjing Netizen: Mirip Selena Gomez vs Hailey Bieber
-
Lirik Lagu Single Soon - Selena Gomez
Terpopuler
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!