Matamata.com - Penggemar sinetron Indonesia siapa yang nggak kenal dengan sosok Naysilla Mirdad.
Selain kariernya di dunia sinetron menjadi sorotan banyak orang, kisah cinta adik Nana Mirdad ini juga menjadi sorotan.
Saat ini Naysilla berpacaran dengan seorang pria yang bernama Roestiandi Tsamanov.
Bukan dari kalangan pelaku dunia hiburan membuat kemesraan Naysilla Mirdad dan Roestiandi Tsamanov jarang terekspos.
Lalu seperti apa kemesraan Naysilla Mirdad dan pacar yang jarang terkespos media? Yuk intip di sini.
1. Mereka sudah pacaran selama empat tahun lo, tapi masih hangat.
2. Kalau dilihat-lihat mereka terlihat mirip ya?
3. Pacaran sehat nih ikutan color run.
4. Waduh nempel terus bikin iri yang lihat nih.
5. Naysilla Mirdad dan Roestiandi Tsamanov juga nggak jarang buat liburan bareng lo.
6. Semoga langgeng terus ya kalian.
Berita Terkait
-
10 Artis Punya Bisnis Properti, Sewakan Villa Hingga Jadi Raja Kos-kosan
-
Nostalgia Unggah Foto Pakai Kerudung, Postingan Lydia Kandou Langsung Diserbu Netizen
-
Beda Agama, Deretan Artis Ini Ikut Antusias sambut Bulan Ramadan
-
10 Potret Naysilla Mirdad Rayakan Ultah Arfito Hutagalung Bareng Sahabat, Penuh Kehangatan!
-
9 Pasangan Ikonik di Sinetron, Bikin Baper Tapi Anticinlok
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya