Matamata.com - Pesepakbola Ryuji Utomo akhirnya melepas masa lajangnya. Ia mempersunting kekasihnya, Shabrina Ayu, pada 16 Maret lalu.
Ryuji Utomo dan Sabrina Ayu menikah di Hotel Gran Mahakam, Jakarta Selatan. Keduanya telah melangsungkan pertunangan lebih dulu pada Oktober 2018 lalu.
Tak terlalu mewah, resepsi pernikahan Ryuji Utomo dan Shabrina Ayu digelar secara simpel. Berikut Matamata.com berikan potret momen pernikahan Ryuji Utomo dan Shabrina Ayu.
1. Buku nikah
Seperti pengantin baru pada umumnya, Ryuji Utomo dan Shabrina memamerkan buku nikah mereka.
2. Akad
Momen akad, Ryuji Utomo tampak tegang.
3. Berdansa
Agar lebih romantis, kedua mempelai berdansa disaksikan para tamu.
4. Gaun Shabrina Ayu
Gaun Shabrina Ayu sangat cantik, ia telrihat ramping memakainya. Desain simpel dan tak banyak memakai aksesoris.
5. Selamat menempuh hidup baru
Selamat menempuh hidup baru, Ryuji Utomo dan Shabrina Ayu.
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Meninggal Dunia, Ryuji Utomo: Selamat Jalan Pahlawanku
-
Ryuji Utomo Resmi Nikahi Shabrina Ayu, Gaun Pernikahannya Jadi Sorotan
-
5 Momen Pengajian Shabrina Ayu, Calon Istri Ryuji Utomo Jelang Nikah
-
4 Seleb Muda Ini Pacaran dengan Sahabat Mantan
-
Pacaran Singkat, Ryuji Utomo Mantan Ariel Tatum Lamar Kekasihnya
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya