Kaesang Pangarep. (Instagram/@kaesangp)
Matamata.com - Foto Kaesang Pangarep, anak bungsu Presiden Joko Widodo pamer deretan kalung emas di leher, tubuh dan tangan direspon Direktorat Jenderal Pajak.
''Eh ini apa ya, mas?'' tulis akun @DitjenPajakRI pada unggahan Kaesang.
Sebelumya, akun Twitter @kaesangp berkicau, ''Buat apa skinker mahal mahal kalo gak bisa se-glowing saya''
Terciduk Ditjen Pajak, Kaesang Pangarep balas dengan cuitan nyeleneh. Dengan emoji tangan yang meminta maaf, Kaesang menuliskan emas yang ia kenakan bukanlah asli.
"KW Super 3," balas Kaesang.
Foto Kaesang pamer emas merupakan foto yang direkayasa. Alhasil cuitan kocak Kaesang Pangarep dan akun pajak ini mendapatkan banyak komentar beragam dari warganet.
Berita Terkait
-
Luruskan Pernyataan Jokowi, Anggota DPR Ungkap Fakta Konstitusi di Balik Revisi UU KPK
-
KPK Desak Pembenahan Menyeluruh di Ditjen Pajak Usai Kasus Suap KPP Madya Jakut
-
Agen Asuransi Teriak Pajak 'Kurang Bayar' Membengkak, PAAI Desak Kemenkeu Beri Keadilan
-
OTT Perdana 2026: KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakut dan 4 Orang Tersangka Suap
-
Kuasa Hukum Jokowi Pastikan Hadir dalam Gelar Perkara Khusus Dugaan Ijazah Palsu
Terpopuler
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
Terkini
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya
-
Profit Naik 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Maksimalkan Produk dan Layanan Baru, Jaga Fundamental Keuangan