Matamata.com - Dewi Perssik baru-baru ini tampil agak sedikit berbeda. Ia berdandan cosplay menyerupai karakter di film anime.
Berdandan ala harajuku style, rambut Dewi Perssik disulap menjadi warna ungu.
Sebagian rambutnya bagian atas nampak dikepang melingkar dan dibentuk bun kecil, sedangkan sisanya dicurly.
Penampilan Dewi Perssik semakin manis dengan poni depan.
''Japanese anime in the real world for @dewiperssikreal ,'' tulis Donny Karyadi.
Penampilannya semakin sempurna dalam balutan atasan berwarna kuning dan bawahan bling-bling.
Tak heran jika banyak yang memuji penampilan Dewi Perssik dengan harajuku style ini.
''Ampun deh kak, cantik bangetttttt,'' @auraramadanti.
'' gyaaaaa gemaaashg,'' @coratcoretlexa.
''Ayu bener mba,'' @arisanggara33.
''ayuuu syekali @dewiperssikreal,'' @anggraviee.
''LUTCUU BANGET TANTEE @dewiperssikreal ,'' @ajielazuardyss_.
Berita Terkait
-
Rahasia Lava Spa! Tak hanya Relaksasi Tubuh dan Pikiran Sehat, tapi Bikin Kulit Cerah
-
Anime Festival Asia Hadirkan Rumah Hantu Jepang "MEIZU x SHADOW CORRIDOR" di Jakarta
-
Dewi Perssik Mau Cari Pria Saleh
-
Nama Farel Prayoga Dicatut untuk Penipuan, Manajer Beri Penjelasan Tegas: Hati-hati Modus Baru!
-
Nathalie Holscher Dituding Harus Minta Maaf karena Video Saweran, Ini Jawabannya: Saya Salah di Mana?
Terpopuler
-
Kasus Korupsi Chromebook: Pihak Nadiem Makarim Bakal Seret Google ke Persidangan Tipikor
-
Kunjungan Prabowo ke Kalsel: Hambatan Lahan Sekolah Rakyat Langsung Beres!
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Agen Asuransi Teriak Pajak 'Kurang Bayar' Membengkak, PAAI Desak Kemenkeu Beri Keadilan
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
Terkini
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya