Matamata.com - Festival buku dan musik atau disingkat Mocosik kembali digelar dari tanggal 23-25 Agustus 2019. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Mocosik 2019 kembali dilaksanakan di Jogja Expo Center (JEC).
Salah satu ciri khas dari Mocosik adalah ketika buku dijadikan bukti tanda masuk. Di dalam hal ini, penonton diwajibkan membeli buku dengan nominal tertentu sebagai syarat masuk dalam panggung besar konser musik.
"Awal Agustus, ratusan kelompok penerbit yang menjadi peserta pameran besar Mocosik membuka loket tiket presale dengan menampilkan buku-buku produksi di akun media sosial masing-masing," kata Hinu OS salah satu penanggung jawab pameran buku Mocosik.
"Buku-buku dari penerbit peserta yang bertanda Tiket Buku Mocosik itu lah yang bakal menjadi bukti memasuki panggung besar konser musik yang seru," jelas Hinu.
Lebih lanjut, Hinu juga menjelaskan jika harga tiket presale adalah Rp 75.000 (untuk satu hari). Tiket buku tersebut bisa didapatkan di penerbit-penerbit yang tercatat sebagai peserta.
"Jika buku yang dibeli memiliki nominal 150 ribu rupiah, misalnya berarti bisa mendapatkan dua tiket. Terserah pembeli, apakah tiket untuk pertunjukan hari pertama, kedua, dan ketiga. Soal pengiriman buku sampai ke rumah pembeli, mekanismenya diserahkan sepenuhnya kepada penerbit yang bersangkutan," pungkas Hinu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
Terkini
-
Ungu Persembahkan Single Religi 'Pulang Pada-Mu', Kerinduan Hamba Kepada Tuhan-Nya di Tengah Hidup Yang Sibuk
-
5 Merk AC Terbaik yang Cepat Dingin, Awet, dan Hemat Listrik
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
-
Miles Films Rayakan 30 Tahun Lewat Pameran Musik dan Film di Lokananta
-
Kesalahan Umum Karyawan Saat Memulai Usaha Sampingan