Matamata.com - Chef Renatta Moeloek dan Tara Basro jadi dua sosok selebriti yang buktikan cantik tak harus putih.
Dua sosok selebriti cantik ini pun ternyata bersahabat loh.
Keduanya pun pernah memamerkan potret kebersamaan sejak tahun 2013.
Penasaran nggak nih sama potret kebersamaan Chef Renatta Moeloek dan Tara Basro jaman dulu?
Simak selengkapnya rangkuman Matamata.com :
1. Potret kebersamaan
Potret kebersamaan Chef Renatta Moeloek, Tara Basro dan gengnya nih.
2. Potret selfie
Potret selfie nih ala Chef Renatta dan Tara Basro dan temannya nih.
3. Kocak
Lihat nih pose kocak Tara Basro saat dicium dahi oleh Chef Renatta.
4. Manis
Chef Renatta dan Tara Basro sama-sama manis ya dengan gaya jadul masing-masing.
5. Bareng Vidi Aldiano
Manis banget ya pertemanan Tara Basro dan Chef Renatta Moeloek, lagi dipeluk Vidi Aldiano nih!
Berita Terkait
-
Emang Boleh Sebucin Itu? Ini 10 Potret Jadul Annisa Pohan saat AHY Baru jadi Lettu
-
Tara Basro Kebingungan Cari Kacamata, Gerak-geriknya Disebut Mirip Emak-emak
-
10 Aktris Lawan Main Abimana Aryasatya yang Usianya Lebih Muda, Terkini Jessica Mila
-
11 Artis Tiba-tiba Nikah Tanpa Umbar Pacaran, Terbaru Adinia Wirasti
-
5 Artis Tiba-tiba Menikah, Terbaru Enzy Storia yang Dinikahi Diplomat Muda
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya