Raffi Ahmad (MataMata.com/Muhaimin A Untung)
Matamata.com - Pillow Challenge belakangan memang sedang viral di kalangan artis. Kali ini giliran Raffi Ahmad yang eksis mengikuti challenge tersebut.
Tak sendirian, Raffi Ahmad mengajak sang asisten, Merry untuk turut andil.
Biar nggak makin penasaran, yuk langsung saja simak 3 potret Raffi Ahmad dan Merry saat ikuti pillow challenge.
1. Pakai tali rafia
Saking kreatifnya, Raffi Ahmad dan Merry mengenakan tali rafia untuk mengikat bantal di perutnya lho.
2. Merry jadi sorotan
Ukuran bantal Merry yang besar sukses membuat netizen salfok nih. Banyak yang mengira bantal Merry seperti tahu jumbo.
3. Gabut
Raffi Ahmad mengaku mengikuti pillow challenge karena sedang gabut saat di rumah aja. Duh, kocak banget nih mereka!
Berita Terkait
-
Gibran Rakabuming Apresiasi Konser Amal dan Film Timur untuk Korban Bencana Sumatera
-
Peduli Bencana Alam di Sumatera, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kirim Bantuan Rp15 Miliar
-
Raffi Ahmad Tegaskan Storytelling Jadi Kunci Eratkan Hubungan Orang Tua dan Anak
-
Beri Hadiah Ratusan Juta, Raffi Ahmad dan Nagita Gandeng Legenda Sepak Bola Italia di 'Padel Wars'
-
Raffi Ahmad dan Thariq Halilintar Juara Umum Padel 'TOSI 2025': Berkat Doa Istri
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya