Matamata.com - Kasus pelecehan seksual kembali marak diberitakan. Kali ini menimpa alumni Universitas Islam Indonesia (UII), Ibrahim Malik.
Berhembus kabar jika kurang lebih 30 perempuan telah menjadi korban pelecehan seksual.
Ibrahim Malik pun sempat membuat klarifikasi lewat tulisan tangan yang ia unggah di media sosial pada 29 April 2020.
Saat ini, Ibrahim Malik sendiri tercatat sebagai penerima beasiswa pendidikan S2 oleh Pemerintah Australia di University of Melbourne.
Berikut MataMata.com rangkum, 5 fakta Ibrahim Malik yang tengah disorot khalayak ramai.
Simak yuk!
1. Sampaikan permintaan maaf
Santer diberitakan media, Ibrahim Malik langsung klarifikasi dan ucapkan permohonan maaf atas masalah pelecehan seksual yang menerpa dirinya.
2. Jurusan arsitektur
Ibrahim Malik diketahui alumni jurusan arsitektur di Universitas Islam Indonesia (UII) yang sangat berprestasi.
3. Penghafal Al-Qur'an
Selain pandai dalam hal akademik, Ibrahim Malik juga dikenal sebagai hafiz.
4. Lanjutkan jenjang master di Melbourne
Sukses dapatkan beasiswa pendidikan ke luar negeri, begini potret kece Ibrahim Malik di depan kampusnya.
5. Di Al Azhar University, Cairo
Selama kuliah di Indonesia, Ibrahim Malik kerap dikirim untuk pertukaran pelajar ke luar negeri.
Terpopuler
-
Saskia Chadwick Bintangi Film 'Tolong Saya', jadi Edukasi untuk Pelajar di Luar Negeri
-
Dorong Ketahanan Pangan, BRIN Kembangkan Mi Sehat Bebas Gluten Berbasis Sorgum
-
Menteri PU Targetkan Warga Terdampak Bencana di Aceh Tak Lagi di Tenda Saat Ramadhan
-
KPK Telusuri Dugaan Jual Beli Jabatan Bupati Pati Sudewo di Tingkat yang Lebih Tinggi
-
Atasi Kurang Dokter, Presiden Prabowo Targetkan Bangun 10 Universitas Berstandar Inggris
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya