Matamata.com - Meski ditunda dari jadwal bulan Juli, kabar Prambanan Jazz Festival 2020 akan tetap digelar cukup mengejutkan.
Rajawali Indonesia sebagai promotor pun memberikan alasan mengapa Prambanan Jazz Festival 2020 akan tetap digelar pada 30, 31 Oktober dan 1 November mendatang.
Prambanan Jazz 2020 akan tetap diselenggarakan dan tetap mengikuti protokol Covid 19 yang dikeluarkan oleh Pemerintah.
"Event jadi salah satu cara paling efektif dan efisien untuk recovery psikologis dan ekonomi. Dan saya melihat cara menangani trauma adalah lewat event ini. Tapi akan tetap melewati protokol covid 19," tambah Anas.
Protokol yang akan diberlakukan pun sudah sedang didiskusikan oleh Rajawali Indonesia selaku promotor dengan Kemenparekraf.
"Sedang diskusi dengan Kemenparekraf, walau belum resmi ini masih tahap diskusi, misalnya mulai orang masuk dithermo, bisa juga rapid test atau surat bebas covid 19." ujar Anas.
Anas Syahrul Alimi selaku promotor dan CEO Rajawali Indonesia pun mengatakan akan mengurangi kuota dari tahun lalu.
"Soal kuota betul dan ini masih paralel, masih diskusi berapa kuota yang diterima. Tahun lalu 50.000 mungkin tahun ini setengahnya atau sepertiganya,"
Hingga saat ini, Rajawali Indonesia belum menetapkan tanggal baru jika bulan Oktober nanti Prambanan Jazz Festival 2020 masih akan tetap ditunda.
"Melihat berbagai negara lain yang mulai longgar, harusnya sih sudah bisa ya, kita tidak ada tanggal baru. Kita belum ada rencana lagi kalau sekiranya nanti harus ditunda lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Salma Salsabil Mendadak Batal Tampil di Prambanan Jazz 2025, Netizen Berspekulasi Dirinya Tengah Hamil
-
Indra Lesmana, Eva Celia, hingga Kunto Aji Meriahkan Hari Kedua Prambanan Jazz Festival 2024
-
Deretan Keseruan Prambanan Jazz Festival 2024 Hari Pertama
-
Tanpa Queen at The Opera, Satu Dekade Bersama Prambanan Jazz Festival 2024 Siap Digelar
-
Konser Mozart dari Madras, AR Rahman Pindah Lokasi dari Candi Prambanan ke Jakarta
Terpopuler
-
Menhaj Tegaskan Petugas Haji Dilarang 'Layani Atasan', Fokus Mutlak pada Jemaah
-
Menkum Minta Advokat Kedepankan Kode Etik dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
-
Airlangga: RI Berada di 'Pole Position' dalam Pembukaan Pasar Perdagangan Global
-
Diduga Lakukan Pelanggaran Kode Etik, Notaris Berinisial FH Dilaporkan ke Majelis Pengawas Daerah
-
Pemkab Bogor Siapkan Skema Transisi untuk Buka Kembali Aktivitas Tambang Secara Terbatas
Terkini
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya
-
Bukan Sekadar Viral, IMPACT Ajak Kreator Indonesia Bangun Warisan Bisnis Berkelanjutan