Matamata.com - David John Schaap, presenter My Trip My Adventure merupakan salah satu artis yang dekat dengan ibundanya meski tak tinggal serumah.
Jika David tinggal di Jakarta, sang ibunda tinggal di Cicalengka, Jawa Barat.
Alih alih di kota, sang ibu memilih tinggal di tengah desa dengan rumah berdinding anyaman bambu.
Tampak syahdu dengan nuansa alam, kayak apa sih potret rumah ibu David John Schaap? Simak selengkapnya rangkuman Matamata.com di bawah ini :
1. Pemandangan indah
Rumah ibu David John Schaap syahdu abis nih dengan pemandangan indah.
2. Di tengah desa
Rumah sang ibu terletak di tengah desa Cicalengka, Jawa Barat.
3. Berdinding anyaman bambu
Rumah ibu David berdinding anyaman bambu khas Jawa Barat.
4. Dapur
Bagian dapur di rumah ibu David bernuansa putih.
5. Bagian teras
Kalau yang satu ini bagian teras depan rumah, syahdu abis nih!
Wah, seru banget ya punya rumah di tengah desa kayak David John Schaap!
Berita Terkait
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Kabar Duka, Ayah Presenter Gilang Dirga Meninggal Dunia
-
Bangun 23 Villa Senilai Rp 12 Miliar, Vicky Prasetyo Rambah Bisnis Wisata
-
Harta LHKPN Capai Rp 1 Triliun, Raffi Ahmad Diduga Lakukan Pelanggaran Pajak
-
Cedera! Arie Untung Dilarikan ke Rumah Sakit
Terpopuler
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Mensesneg: Presiden Prabowo Pastikan Sistem Pemilu Tetap Utamakan Suara Rakyat
-
Tinjau Banjir Bekasi, Wapres Gibran Instruksikan Forkopimda Turun Langsung Dampingi Korban
-
MK Perjelas Perlindungan Hukum Wartawan: Sengketa Harus Lewat Dewan Pers Dahulu
-
Isu Pilkada Dipilih DPRD Berakhir, Dasco: Tak Ada Revisi UU Pilkada Tahun Ini!
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya