Matamata.com - Nama Isabella Guzman tengah menjadi momok. Gadis berparas cantik tersebut terbukti menganiaya ibu kandungnya sendiri dengan menggunakan pisau.
Di media sosial, berseliweran foto dan video Isabella Guzman yang tampak tersenyum ketika berhadapan dengan meja hijau. Tak pelak, banyak orang menyebutnya psikopat.
Dalam aksinya, Isabella Guzman menusuk wajah dan leher sang ibu sebanyak 151 kali. Perempuan tersebut malah dinyatakan tidak bersalah. Isabella Guzman adalah seorang gadis kelahiran tahun 1995 asal Colorado, Amerika Serikat.
Fakta Tentang Isabella Guzman
Di bawah ini adalah beberapa fakta yang berhasil kami rangkum tentang kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Isabella Guzman.
- Setelah dilakukan penangkapan dan pemeriksaan oleh psikiater dan Dokter gangguan jiwa, ternyata Isabella Guzman diketahui mempunyai gangguan kejiwaan karena orang tuanya bercerai saat dirinya masih kecil.
- Dalam persidangan terkuak bahwa pembunuhan terjadi akibat keduanya sering mengalami percekcokan di mana Isabella suka melawan ibunya dikarenakan dirinya sangat kesal jika sang Ibu menikah kembali.
- Isabella langsung melancarkan aksi pembunuhan kepada ibunya bertempat di rumah ibunya yang berada di blok 2600 jalan South Lima di mana pihak kepolisian menemukan jasad Yun-Mi Hoy dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Yaitu mengalami 151 tusukan di bagian wajah dan leher. Selanjutnya mayatnya pertama kali ditemukan tergeletak di kamar mandi di lantai 2.
- Sekitar 16 jam semenjak ditetapkan sebagai buronan di mana saat itu usianya baru 18 tahun, Isabella langsung ditangkap oleh pihak Kepolisian dan dirinya harus mempertanggungjawabkan seluruh kejahatannya di muka pengadilan.
- Dikarenakan gadis yang yang dianggap berdarah dingin ini mempunyai gangguan jiwa, ketika dirinya berada di pengadilan dirinya suka sekali tersenyum di depan awak media yang menyorot dirinya. Dan hal ini malah membuat banyak orang merasa senang.
- Pada pengadilan terakhir ketika Isabella dihadirkan di meja hijau, ternyata Isabella Guzman divonis tidak bersalah. Akan tetapi, perempuan ini dikirim ke rumah sakit pemerintah di Pueblo untuk menjalani beberapa perawatan kejiwaan. Di mana menurut keterangan dokter, perempuan ini didiagnosa mengalami penyakit Paranoia Schizophrenia.
Itulah ulasan singkat tentang kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Isabella Guzman terhadap ibu kandungnya.
Berita Terkait
-
AS Belum Undang Putin ke KTT G20 di Miami, Kemlu Rusia Buka Suara
-
Hubungan AS Iran Memanas, Teheran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan Donald Trump
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
Saling Sandera Kesepakatan, Iran Tuntut AS Hentikan Sikap Plinplan dan Tuntutan Berlebihan
-
Trump Sebut Uranium Iran Akan Diserahkan ke AS atau Dimusnahkan Bersama
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya
-
Profit Naik 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Maksimalkan Produk dan Layanan Baru, Jaga Fundamental Keuangan