Matamata.com - Yopie Latul meninggal dunia pada, Rabu (9/9). Sebelum tutup usia, lelaki 65 tahun ini sempat dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau COVID-19. Meskipun kala itu, Yopie Latul tidak menunjukkan gejala COVID-19.
Terlepas dari itu, karier Yopie Latul di dunia musik Indonesia cukup gemilang. Lebih lanjut, berikut profil dari Yopie Latul yang dirangkum Matamata.com.
1. Musisi asal Ambon
Yopie Latul lahir pada 7 September 1955. Dia merupakan salah satu musisi yang berdarah Ambon, Maluku selain Glenn Fredly.
2. Berkarier sejak 1980-an.
Nama Yopie Latul mulai dikenal publik di era 80-an. Kala itu, dia baru saja meluncurkan single berjudul Ayunan Langkahmu. Tak cuma itu, dia juga populer usai membawakan lagu Kembalikan Baliku yang diciptakan oleh Guruh Soekarnoputra.
3. Beken karena Poco-poco
Kemudian, nama Yopie Latul semakin terkenal dimana-mana setelah merilis lagu Poco-poco. Bahkan berkat lagu itu, dia dinobatkan sebagai Penyanyi Disco/House Music/Rap/Dance Music Terbaik dalam ajang ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2001. Kini, lagu Poco-poco masih digunakan sebagai lagu senam.
4. Rilis banyak album
Yopie Latul sudah merilis banyak album semenjak memulai kariernya di industri musik. Sebut saja ada Poco Poco (2000), The Best of Yopie Latul (1998), Tiada Berdaya (1994), Remix Hitam tapi Manis (1994) dan masih banyak lagi.
5. Positif COVID-19
Sebelum meninggal dunia, Yopie Latul sempat dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau COVID-19. Bahkan dia menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Meskipun kala itu, Yopie Latul termasuk bagian dari orang tanpa gejala (OTG).
6. Meninggal dunia
Sayangnya setelah tiga hari dirawat di rumah sakit, Yopie Latul dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (9/9/2020) sore. Padahal anaknya sempat mengungkap kondisi sang musisi sempat membaik. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Sempat Sepanggung dengan Yopie Latul, Ini Hasil Tes Covid-19 Ruth Sahanaya
-
Anggota Keluarga Dipastikan Tak Menularkan Covid-19 dari Yopie Latul
-
Yopie Latul Positif Corona, Padahal Selalu Patuhi Protokol Kesehatan
-
Nella Kharisma dan Dory Harsa Sudah Menikah, Nikita Mirzani Protes Anies
-
Diiringi Isak Tangis Keluarga, Pemakaman Yopie Latul Berlangsung Khidmat
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya