Matamata.com - Artis Krisna Mukti bersama pengacaranya menyambangi Polda Metro Jaya pada Jumat (4/12/2020). Maksud kedatangan Krisna adalah untuk melaporkan sebuah akun Twitter yang diduga mengunggah foto video vulgar dirinya.
Krisna Mukti memakai kemeja hijau army, kaos dalaman hitam dan celana jeans tampak ramah menyapa awak media. Diungkap olehnya beberapa waktu lalu mengaku nomor teleponnya diretas seseorang. Kemudian, Krisna Mukti diberitahu oleh temannya soal munculnya video vulgar tersebut di Twitter pada 1 Desember.
Bahwa video tersebut adalah rekamannya yang telanjang dada dan hanya memakai celana pendek dibenarkan oleh aktor 51 tahun ini. Krisna Mukti merasa akun Twitter tersebut melakukan penggiringan opini. Sebab itu, atas inisiatifnya, Krisna Mukti laporkan akun itu ke kepolisian sebelum menjadi ramai dan viral.
"Karena itu disambungkan sama video sebelumnya ya seolah-olah itu menggambarkan gue. Adegan selanjutnya yang tak senonoh ini seolah gue juga gitu loh," tuturnya.
Krisna Mukti yang tak menggunakan akun Twitter pun langsung sigap melaporkan akun @pakhartono7 yang disebutnya sebagai penyebar video tersebut. Ia pun langsung menghubungi pengacara dan membuat laporan hukumnya.
Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/7223/XII/YAN.2.5/2020 SPKT PMJ. Dengan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau mengakses data elektronik orang lain tanpa izin.
Berita Terkait
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
-
Buntut Pernyataan Soal Konsesi Tambang NU-Muhammadiyah, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi
-
Terluka Akibat Pecahan Kaca Gedung TCC, HN Lapor Polisi
-
Amankan Kunjungan Delegasi China, Polda Metro Kerahkan 2.029 Personel
Terkini
- 8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
- Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
- Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
- Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
- Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya