Matamata.com - Adipati Dolken memperlihatkan Piala Citra yang dimilikinya rusak. Warna emas yang melapisi ternyata bisa mengelupas.
"Udah ngeletek," tulis pemain film Jenderal Soedirman ini di Instagram Story-nya, Rabu (9/12/2020).
Postingan Adipati itu kemudian diunggah ulang akun Kuy Entertainment yang langsung ditanggapi beberapa netizen.
"Sedih akutuuu ternyata hal ini bisa terjadi di Piala Citra," tulis akun Kuy Entertainment.
Netizen tak menyangka juga kalau ternyata warna emas yang ada di Piala Citra bukan emas beneran.
"Apa cuma ku yang ngira kalau piala2 itu dibuat dari emas ternyata enggak," komentar netizen.
"Wkwkwk yang bikin pialanya jelek banget," duga netizen lain.
"Bikin nya di blok m bawah tanah nih," timpal netizen lainnya.
Tambahan informasi, Adipati mendapatkan Piala Citra itu sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik FFI 2013 dalam film Sang Kyai.
Berita Terkait
-
Mertua Adipati Dolken Ternyata Konglo! Satu Circle dengan Bambang Trihatmodjo dan Rosano Barack
-
Canti Tachril Dihujat Dan Dicap Jelek, Ternyata Ayahnya Memiliki Jabatan Mentereng: Penguasa Plaza Indonesia
-
Canti Tachril Kerap Diejek Jelek, Background Keluarga Konglomerat Disorot: Bapaknya Penguasa...
-
Link Nonton Bayi Ajaib Full Movie Kualitas HD, Film Horor Vino G Bastian
-
Adipati Dolken Kelonan dengan Baby Nae, Bayinya malah Dikira Boneka
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya