Matamata.com - Potret putri Aura Kasih, Arabella W Amaral makin besar malah disebut cantik sekaligus ganteng. Hal ini malah juga diakui sendiri sang ibu.
Ini terlihat dari postingan Aura Kasih bersama balita yang tahun ini akan berusia 2 tahun.
"With anak cantik yang ganteng, eh," tulis Aura Kasih pada Senin (18/1/2021).
Beberapa netizen pun sepertinya sependapat dengan Aura Kasih kalau Baby Arabella tampak cantik sekaligus ganteng.
Malah ada yang mengira balita yang lahir 16 Juni 2019 ini anak laki-laki.
"Aku kira cowok tadi.. kok gak dipakein anting-anting," komentar netizen.
"Gantengnya ... comel," komentar netizen lain. "Ganteng anaknya teh aura," netizen lain sepakat.
Tapi yang sudah tahu kalau anak Aura Kasih adalah cewek, mereka memuji Baby Arabella makin cantik.
Gimana guys menurut kamu, anak Aura Kasih cantik apa ganteng?
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Simpanan Ridwan Kamil! Aura Kasih Bongkar Rahasia Kekayaannya
-
KPK Dalami Informasi Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB dari RK ke Aura Kasih
-
Aura Kasih Akui Ogah Ambil Pusing Jadi Single Mom, Pilih Tanpa Suster dan Latih Anak Mandiri
-
Pengumuman! Ini Syarat Pria Menjadi Suami Aura Kasih
-
Mandiri dan Tangguh! Ini 7 Penyanyi Anak Satu Berstatus Single Mom
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya