Matamata.com - Masing-masing grup band memiliki masa kejayaannya sendiri-sendiri. Setiap masa yang datang pasti akan dibarengi juga dengan para pendatang baru yang menggeluti bidang yang sama.
Sebuah grup band harus bisa terus berkarya dan berinovasi agar kedudukannya tidak tenggelam oleh sang pendatang. Begitu pula dengan band lawas berikut. Grup band musik yang dahulu sangat top sekarang sudah jarang nampak di dunia pertelevisian dan jenis media sosial lainnya. Melansir Suara.com, simak potret terkini dari band lawas yang pernah tenar di masanya.
1. Ada Band adalah sebuah grup musik yang berasal dari Jakarta, Indonesia. Grup ini awalnya didirikan oleh Suriandika Satjadibrata, Ibrahim Imran, Krishna Balagita, Iso Eddy H dan Elif Ritonga. Grup ini didirikan pada tahun 1996. Meskipun ketenarannya sudah tidak terlalu se top dahulu kala. Ada band juga tetap meciptakan lagu. Terakhir menciptakan lagu pada tahun 2020 dengan judul "Tak Lagu Cinta".
2. Nidji adalah grup musik/group band yang beranggotakan enam orang asal Jakarta yang terdiri dari Muhammad Yusuf Nur Ubay, Andi Ariel Harsya dan Ramadhista Akbar, Randy Danistha, Andro Regantoro, serta Adri Prakarsa. Nidji dibentuk pada tahun 2002.
3. Andra and the BackBone merupakan salah satu grup musik dari Indonesia. Anggotanya berjumlah tiga orang yaitu Dedy sebagai vokalis, serta Stevie dan Andra Junaidi keduanya gitaris. Grup musik ini dibentuk pada tahun 2007. Lagu utamanya ialah Musnah yang dipopulerkan ulang oleh Mulan Jameela.
4. Samsons adalah grup musik Indonesia yang beraliran pop rock. Grup ini telah merilis empat album, yaitu Naluri Lelaki, Penantian Hidup, Samsons, dan Perihal Besar. Band ini didirikan pada 14 Juli 2003 dengan nama "Equal". Namun, sebelum sempat rekaman, vokalis perempuan dan drummer memutuskan untuk berhenti.
5. Utopia adalah sebuah grup musik beraliran Rock yang terbentuk pada tanggal 8 Agustus 2002. Bergenre rock, alternative-rock, dan pop-rock. Utopia band berasal dari Bandung, Jawa Barat.
Itulah beberapa potret terkini band lawas yang sempat tenar pada masanya. Semoga mereka tak henti untuk tetap berkarya.
Berita Terkait
-
Ketika Cerita Bertemu Nada: Inovasi Massive Music yang Mengubah Proses Musikal Film
-
Kabar Duka! Ibunda Andro Nidji Meninggal Dunia karena Komplikasi Diabetes
-
Malangnya Giring Ganesha, Gagal Jadi Caleg dan Ditolak Reuni dengan Nidji: Boro-boro, Udah Nggak Sempet!
-
Gagal Nyaleg di Pemilu 2024, Giring Ditolak Mentah-mentah Balik ke Nidji, Randy Danistha: Reuni? Sorry Ye
-
Gagal Jadi Wakil Rakyat, Ini Rencana Giring Ganesha untuk Masa Depannya
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Pembuktian
-
Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar Indonesia
-
Jelang Pementasan Perdana, Jersey Boys the Musical Siap Hidupkan Era Frankie Valli di Jakarta
-
Ketika Cinta Menjelma Jadi Dendam Mematikan: 'Badut Gendong' Resmi Meneror Bioskop Mulai Hari Ini
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!