Matamata.com - Ria Ricis dikritik netizen dan para pengguna media sosial karena dituding menjadikan kabar duka kematian ayahnya sebagai konten YouTube. Meninggalnya sang ayah dituding jadi bahan konten bagi Ria Ricis dan timnya untuk mendulang adsense. Krikan pun mencuat seiring dengan munculnya deretan video yang diunggah lewat kanal YouTube Ricis Official pasca kematian sang ayah pada Jumat (4/6/2021).
Netizen pun merasa miris karena Ria Ricis mengunggah 5 konten dalam sehari yang berkaitan dengan meninggalnya sang ayah. Berikut deretan konten YouTube Ria Ricis yang menuai sorotan.
1. Sehari setelah kematian sang ayah, Ria Ricis mengungah sebuah video pemakaman almarhum berjudul "Rumah Baru Papa". Video ini sudah ditonton lebih dari 4 juta kali dan menduduki trending YouTube
2. Di hari yang sama, Ria Ricis juga mengunggah vlog aktivitasnya.
3. Setelah itu, Ricis juga mengunggah video tentang kamar Papanya. Video berjudul "Liat Kamar Papa Terakhir Kali" ini juga banjir viewers dikarenakan mengulas soal properti pribadi almarhum.
4. Ricis kemudian mengunggah videonya ketika di Waerebo, Nusa Tenggara Timur. Ia mengunggahnya dengan judul "Waerebo, Tempat Saya Berduka". Diketahui, saat sang ayah meninggal, Ricis masih berada di tempat tersebut.
5. Di hari yang sama, Ria Ricis kembali mengulas soal kepergian sang ayah dan mengaitkannya dengan ulang tahun sang ibu.
Lima video Ria Ricis tersebut menuai sorotan lantaran dianggap menjadikan kematian ayahnya sebagai konten pendulang adsense. Hal ini lantaran adanya iklan dalam setiap video yang diunggah pada 6 Juni 2021 tersebut.
"Mendulang traffic dan adsense dari kematian ayah kandung adalah sehina-hinanya konten,” tulis Mazzini di akun Twitter @mazzini_gsp Senin (7/6/2021).
Mazzini berpandangan sikap Ria Ricis sangat tak etis. Sebab, jika hanya satu video dokumentasi tanpa iklan, masih dianggap wajar seperti video YouTube yang diabadikan kakaknya, Oki Setiana Dewi.
"Ini kakaknya bikin video nggak ada iklan kok, isinya ya dokumentasi pemakaman, terus kronologi ayahnya pas sakit sama minta doa semuanya. Kalau begini masih bisalah kita bilang video dokumentasi," lanjutnya sambil melampirkan video Oki Setiana Dewi.
Mazzini berandai-andai kalau dia adalah Ria Ricis, ia tak akan sudi wafat ayahnya dijadikan bahan konten Youtube. Lebih baik mengenang ayahnya dengan menggelar pengajian.
"Misal gue jadi Ricis, ayah meninggal daripada suruh tim bikin konten untuk yutup mending ajakin tim yang rame itu yasinan daripada lemburan. Misal ini konten ide tim kreatif, kalau gue jadi Ricis, gue tabok yang ngasih ide bokap gue mokat dikontenin, sumpah aja," tulisnya.
Itulah 5 konten YouTube Ria Ricis yang dinilai kontroversial karena dituding menggunakan kematian ayahnya sebagai pendulang adsense.
Tag
Berita Terkait
-
Selamat! Oki Setiana Dewi Resmi jadi Dosen Tetap S3 UMJ
-
Jadi Mualaf, Yasmin Napper Belajar Soal Takdir Cinta
-
Punya Hobi yang Sama, Ria Ricis Akui Dekat dengan Evan DC Music
-
Ria Ricis Pertimbangkan Sekolahkan Moana ke Tiongkok, Begini Alasan dan Harapannya
-
Selama Syuting Film 'Assalamualaikum Beijing 2', Ria Ricis Ngaku Tak Kuat Dingin
Terpopuler
-
Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026, Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
-
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
-
Polisi Ungkap Motif Penyiraman Air Keras di Bekasi, Pelaku Dendam Sejak 2018
-
Kemensos Salurkan Bantuan Rp11,70 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Agam
-
KPK Usut Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Bupati Pati Sudewo
Terkini
-
Anak Indonesia Sampai Mars, Ini 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-anak Nonton 'Pelangi di Mars' di Bioskop!
-
Kualitas Film Indonesia Sudah Sampai Sini! Film 'Pelangi di Mars' Tawarkan Kualitas Animasi Kelas Dunia
-
Sejarah Baru! Film Sci-Fi Pelangi di Mars Resmi Tayang Serentak, Jadi Tonggak Inovasi Sinema untuk Anak Indonesia
-
Hari Pertama Tayang, 'Titip Bunda di Surga-Mu' Bikin Bioskop Banjir Air Mata hingga Dipuji Anies Baswedan
-
Meriam Bellina dan Ikang Fawzi Perankan Orang Tua yang Hadapi Ujian Terberat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'