Matamata.com - Persiapan Vino G Bastian dalam memerankan karakter Dodo dalam film Miracle in Cell No 7 terungkap. Totalitas, Vino G Bastian tidak ingin orang-orang melihat karakter Dodo dalam film Miracle in Cell No 7 versi Indonesia ini mirip dengan film aslinya di Korea tanpa menghilangkan rasanya.
Karena itu, Vino G Bastian sedikit melakukan improvisasi pada kondisi kesehatan yang dialami Dodo dalam film tersebut.
"Akhirnya gue mengubah tingkatan disabilitasnya. Jadi, kalau yang di Korea itu tingkatnya ringan. Kalau ini gue ubah menjadi medium, terus gue tambahin sama autism," kata Vino G Bastian, mengutip dari video yang diunggah di YouTube TS Media, baru-baru ini.
Namun, Vino G Bastian melakukan hal ini juga tidak sembarangan. Suami Marsha Timothy ini sempat berkonsultasi dengan beberapa psikolog, supaya mengeksekusi karakter Dodo dengan lebih tepat.
"Tapi itu juga dengan pengetahuan psikolog ya. Jadi, gue ketiga psikolog. Terus gue tanya kalau script kayak gini itu cocoknya gimana. Lalu, psikolog itu kasih masukan," ujar Vino G Bastian.
Berita Terkait
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome
-
Lupa Daratan, Uji Nyali Ernest Prakasa Membongkar Ego Seorang Bintang lewat Vino G. Bastian
-
Film 'Qodrat 2' Tembus 2 Juta Penonton, Sutradara dan Dian Sastrowardoyo Bangga
-
Menegangkan! Acha Septriasa dan Vino G Bastian Adu Akting di Film 'Qodrat 2', Tayang Lebaran Idulfitri 1446 H
-
Pilih Jadi Produser, Dian Sastrowardoyo Tak Berani Bintangi Film Horor
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya