Baktora | MataMata.com
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Ade Armando juga sudah dipersilahkan untuk angkat kaki dari PSI jika memang tak mampu mengikuti aturan main dari partai berlambang bunga mawar tersebut.

Tanggapan Sri Sultan HB X terhadap pernyataan kontroversi Ade Armando memang dibalas dengan nada enteng. Meski begitu, banyak dari warga Jogja yang bergerak mendesak Ade Armando diberi hukuman tegas.

Bahkan dua kelompok massa di Jogja melaporkan Ade Armando dalam tudingan ujaran kebencian yang dilayangkan ke Gubernur DIY dan DIY itu sendiri.

Koordinator Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman), Widihasto Wasana Putra juga mendesak agar Ade Armando datang ke Jogja untuk meminta maaf langsung ke Sri Sultan HB X.

Selain itu, blunder yang dilakukan Ade Armando dianggap bisa melemahkan suara PSI. Kendati begitu, pengamat politik UGM, Arya Budi mengaku efek dari pernyataan Ade Armando tak berpengaruh besar ke suara PSI.

"Prediksi saya tidak terlalu tinggi (dampaknya) karena PSI sendiri sejak awal tidak begitu kuat. Jadi, jika melihat data pemilu sebelumnya, mereka tidak lolos batas ambang 4 persen. Angkanya berkisar antara 1 hingga 3 persen, bahkan dalam data survei, angkanya dari 0,0 hingga maksimal 2 persen," ujar Arya Budi.

Load More