Matamata.com - Litbang Kompas merilis hasil survei soal elektabilitas Capres-Cawapres 2024. Pasangan Prabowo-Gibran mengungguli Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD.
Elektabilitas Prabowo-Gibran berada di angka 39,3 persen. Sedangkan Anies-Muhaimin 16,7 persen dan Ganjar-Mahfud 15,3 persen suara. Survei Litbang Kompas ini dilakukan pada 29 November hingga 4 Desember 2023 dengan melibatkan 1.364 responden yang dipilih acak.
Menariknya, hasil Survei Litbang Kompas juga mencatat angka pemilih bimbang atau ragu-ragu sebesar 28,7 persen. Angka tersebut meningkat dari survei sebelumnya.
Jumlah 28,7 persen itu terbilang tinggi mengingat Pemilu 14 Februari 2024 tinggal hitungan dua bulan.
"Jika dibandingkan dengan angka sebelumnya yang hanya 15,4 persen, terlihat lonjakan yang cukup signifikan," begitu keterangan peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan, dikutip pada Senin (11/12/2023).
Pemilih bimbang ini merupakan yang belum punya ikatan ideologis ataupun kedekatan emosional terhadap sosok atau pasangan tertentu. Selain itu, mayoritas kelompok tersebut ternyata merupakan bekas pemilih Joko Widodo (Jokowi) - Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu.
"Dan sebagian lain merupakan orang-orang yang tidak menggunakan haknya atau merahasiakan pilihannya pada pemilu lalu," tulis Bambang.
Kebanyakan mereka merupakan generasi tua dalam rentang usia 41-60 tahun yang sebagian besar masuk ke dalam generasi X. "Pada rentang usia tersebut, jumlah mereka mencapai 44,3 persen, lebih tinggi dari persentase populasi kelompok ini yang sekitar 36 persen," sambung penjelasan Bambang.
Litbang Kompas juga mengungkap mayoritas kelompok pemilih ragu adalah perempuan, sebesar 54,2 persen. Pemilih ragu umumnya juga tinggal di pedesaan dan berpendidikan dasar. Mereka umumnya teridentifikasi sebagai kelompok Islam, terutama warga Nahdlatul Ulama (NU), dan tinggal di Jawa Timur.
Litbang Kompas menyebut kelompok pemilih bimbang di atas dapat menjadi penentu, apakah pilpres akan berlangsung satu putaran atau dua putaran.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
-
Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura di Selat Hormuz
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
Terkini
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
-
Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura di Selat Hormuz
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi