Matamata.com - Sisa debat ketiga capres-cawapres masih dirasakan hingga Senin (8/1/2024). Bahkan beberapa momentum panasnya debat berjalan menjadi trending di sejumlah platform media sosial.
Termasuk juga momen saat para pendukung di Istora Senayan, Jakarta meramaikan jalannya debat. Namun ada satu video rekaman yang menunjukkan salah satu kubu pendukung meneriaki Anies Baswedan dengan kata yang kurang pantas.
Melansir akun Twitter, @MurtadhaOne1, Senin, perekam video tengah mengarahkan gambar ke kubu pendukung paslon nomor urut 2. Sejumlah pendukung berjaket dan menggunakan pakaian biru-biru berkumpul di kursi penonton.
Momentum itu juga terjadi saat Prabowo Subianto memberikan pernyataan. Namun dalam kondisi tersebut terdengar teriakan yang kurang pantas disebutkan.
"Anies bacot!" teriak salah satu orang di kursi penonton paslon nomor urut 2.
Hal itu langsung mendapat respon beberapa orang untuk diam dan tidak melakukan teriakan tersebut. Tak sedikit ada suara tertawa setelah 'Anies Bacot' terdengar.
Unggahan video berdurasi sekitar 17 detik itu langsung mendapat kecaman netizen. Tak sedikit yang berkomentar negatif terhadap para pendukung Prabowo-Gibran tersebut.
"Widih, ngeri amat pendukung modelan begini," celetuk salah satu netizen.
"Pendukungnya juga gemoy, gemoysian," sindir netizen lain.
Baca Juga
"Pantes Anies bahas etik, pendukungnya aja enggak ada etiknya," kritik lainnya.
"Atasannya enggak punya etika apa yang di bawah malah parah," ujar lainnya.
Seperti diketahui, debat ketiga yang diikuti para kandidat capres pada Minggu (7/1/2024) malam WIB memang berjalan panas. Bahkan Anies Baswedan langsung memberikan kritikan terhadap Prabowo di awal debat berjalan.
Counter pun dilakukan Prabowo untuk meluruskan pernyataan Anies yang ia anggap keliru. Tak berhenti di Anies dan Prabowo saja, Ganjar Pranowo juga ikut terjun dalam debat panas tersebut.
Meski begitu, debat ketiga ini dianggap cukup menarik karena sesuai dengan esensi debat itu sendiri. Data yang dibawakan para masing-masing paslon menjadi bantahan dan kilahan para capres dalam memberikan argumennya.
Pembahasan debat malam kemarin adalah, pertahanan, keamanan, hubungan internasional, geopolitik dan politik internasional.
Berita Terkait
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Ada Indikasi Penyelewengan di BGN, Presiden Prabowo Subianto Panggil BPKP dan PPATK
-
Bahasa Prancis Wacana Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Pemerintah Kaji Matang
-
Gerindra Puji Sikap Elegan Megawati yang Tetap Hormati Presiden Prabowo
Terpopuler
-
Rawat Kecantikan, Jennifer Bachdim Makin Percaya Diri Gunakan Elara Skin Indonesia
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
Terkini
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi