Baktora | MataMata.com
Tom Lembong, Co-captain Timnas AMIN saat memberi pemaparan kepada audien. (Instagram/@tomlembong)

Dan pada periode kedua Jokowi menjabat, Tom ditunjuk menjadi Kepala BKPM atau sekarang bernama Menteri Investasi hingga digantikan Bahlil Lahadalia.

Tom Lembong banyak menyimpan prestasi yang cukup berdampak untuk sejumlah perusahaan saat itu. Termasuk saat menghindari runtuhnya Bank BCA saat krisis moneter 1998. Saat itu alumnus Universitas Harvard ini menjadi Kepala Divisi Penanggungjawab restrukturasi dan penyelesaian kewajiban Salim Group kepada negara.

Tak hanya itu, ia juga dipercaya sebagai kepala divisi dan wakil presiden senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pada periode 2000-2002.

Tom Lembong, Co-captain Timnas AMIN saat memberi pemaparan kepada audien. (Instagram/@tomlembong)

 

Tom Lembong dianggap berhasil menghidupkan kembali Indonesia dari krisis moneter berkat jabatannya di BPPN. Mengingat BPPN sendiri masih di bawah Kementerian Keuangan dan BI yang bertugas merekapitulasi sektor perbankan di Indonesia.

Prestasinya untuk Indonesia tak main-main. Bahkan kepiawaiannya di bidang usaha termasuk ekonomi, Tom direkrut Jokowi pada 2013 lalu. Tak jarang, Tom bertugas menjadi penasihat ekonomi Jokowi yang yang saat itu maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Bergelantungan di bawah Jokowi, Tom terus menjadi penasihat hingga Jokowi menjabat sebagai presiden. Ia akhirnya menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada 2015-2016. Dan kembali mendapat tugas menjadi Kepala BKPM dari 2016-2019.

Di akhir jabatannya tersebut Tom Lembong tak lagi bersama Jokowi. Ia justru mendapat angin segar dari Anies Baswedan yang sempat bertemu beberapa kali menjelang Pemilu 2024 ini.

Load More