Matamata.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan penerapan skema penggunaan wasit asing dalam kompetisi Liga 1 Indonesia. Sebanyak 30 persen pertandingan akan dipimpin oleh wasit luar negeri, sementara sisanya tetap ditangani wasit lokal.
Pengumuman ini disampaikan Erick lewat akun Instagram pribadinya, usai pertemuan dengan Wakil Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa di Osaka, Jepang. Menurut Erick, kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi besar-besaran di sektor perwasitan nasional.
“Perubahan ini akan mencakup pembentukan tim baru di bidang perwasitan serta penerapan sistem digital untuk penilaian, pelatihan, dan penunjukan wasit,” tulis Erick dalam unggahannya. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara wasit lokal dan asing penting untuk meningkatkan kualitas pertandingan.
Sebelumnya, Ogawa menyampaikan kekhawatirannya terhadap menurunnya kepercayaan sejumlah klub terhadap kualitas wasit lokal.
Ia mengakui bahwa kehadiran wasit asing bisa menjadi solusi sementara, namun mengingatkan agar hal ini tidak menjadi ketergantungan.
Ogawa menekankan pentingnya menjadikan kehadiran wasit asing sebagai sarana pembelajaran dan mendorong program peningkatan kapasitas wasit lokal secara berkelanjutan.
Beberapa wasit asing seperti Adham Makhadmeh (Yordania), Nazmi Nasaruddin (Malaysia), dan Ko Hyung-jin (Korea Selatan) sebelumnya telah memimpin pertandingan Liga 1 tanpa keluhan berarti, sehingga memberi bukti awal efektivitas langkah ini.
Kebijakan ini muncul merespons aspirasi sejumlah klub yang menyuarakan ketidakpuasan terhadap kinerja sebagian wasit lokal yang dinilai merugikan jalannya kompetisi. (Antara)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Buka Suara Soal Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
-
Erick Thohir Bocorkan Rencana Turnamen Baru untuk Musim 2026/2027
-
Resmi Gabung Persija, Shayne Pattynama Jadi Pemain 'Multifungsi' Macan Kemayoran
-
PSSI Umumkan Apparel Baru Timnas Indonesia Jumat Besok, Kelme Jadi Kandidat Kuat
-
John Herdman Usung Visi 'Garuda Baru', Targetkan Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal