Matamata.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di wilayah konflik Iran-Israel agar tetap tenang.
Ia memastikan bahwa pemerintah tengah mengupayakan proses evakuasi secara bertahap ke Indonesia.
“Pemerintah terus menjalin komunikasi dan memantau kondisi WNI di Iran. Evakuasi akan dilakukan secara bertahap,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/6).
DPR RI melalui pimpinan dan Komisi I juga disebut aktif berkoordinasi dengan pemerintah guna memantau situasi dan keselamatan WNI di kawasan konflik tersebut.
Dasco mendorong Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Teheran untuk terus menyediakan layanan hotline darurat yang bisa diakses oleh WNI jika menghadapi situasi genting.
“Diperlukan hotline agar komunikasi dengan WNI di Iran tetap terpantau,” katanya.
Dalam waktu dekat, lanjut Dasco, Komisi I DPR RI juga akan melakukan dialog dengan Presiden Prabowo Subianto guna membahas dinamika konflik Iran-Israel serta sikap Indonesia terhadap situasi tersebut.
Meskipun komunikasi dengan Presiden telah dilakukan sebelumnya, intensitasnya diakui belum maksimal karena padatnya agenda kepala negara.
Meski begitu, Dasco menyebut Kementerian Luar Negeri melalui Menlu RI telah menyampaikan sikap resmi pemerintah terkait konflik tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
DPR Dukung Pembentukan Kemenekraf, Tekankan Perlindungan Pekerja Kreatif
-
Kawendra Lukistian: Kasus Amsal Sitepu Cederai Semangat Presiden Prabowo Majukan Ekraf
-
Bus Umrah WNI Terbakar di Dekat Madinah, KJRI Pastikan Seluruh Jemaah Selamat
-
Setjen DPR RI Batasi Penggunaan Listrik dan Jatah BBM Pejabat demi Efisiensi
-
DPR Desak KPK Jelaskan Detail Perubahan Status Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
Terpopuler
-
BGN Perketat SOP Makan Bergizi Gratis, 760 Satuan Pelayanan Dihentikan Sementara
-
Khofifah Dorong Kepala Daerah di Jatim Segera Tindak Lanjut Temuan BPK
-
Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Hubungan Bilateral Tanpa Bahas Politik
-
Mendagri Sebut Program 3 Juta Rumah Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kepala Daerah
-
KPK Segera Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq Terkait Kasus Korupsi di Pekalongan
Terkini
-
BGN Perketat SOP Makan Bergizi Gratis, 760 Satuan Pelayanan Dihentikan Sementara
-
Khofifah Dorong Kepala Daerah di Jatim Segera Tindak Lanjut Temuan BPK
-
Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Hubungan Bilateral Tanpa Bahas Politik
-
Mendagri Sebut Program 3 Juta Rumah Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kepala Daerah
-
KPK Segera Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq Terkait Kasus Korupsi di Pekalongan