Matamata.com - TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah melaksanakan uji coba penerbangan jet tempur generasi 4.5, KF-21 Boramae, hasil kerja sama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, mengatakan uji coba ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi alutsista kedua negara.
"Kerja sama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan dalam pengembangan pesawat tempur generasi 4.5 mencapai tonggak penting melalui keberhasilan penerbangan prototipe KF-21 Boramae," ujar Nyoman dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (4/7).
Uji terbang dilakukan pada Jumat (27/6) di Pangkalan Udara Sacheon, Korea Selatan. Dalam uji coba tersebut, Kolonel Pnb Ferrel Rigonald dari TNI AU duduk di kursi depan, sementara penerbang Korea Selatan, Koh Hwi Seok, berada di kursi belakang.
"Pesawat mengudara pada pukul 09.45 waktu setempat dan melaksanakan sejumlah manuver uji pada ketinggian 20.000 kaki selama sekitar satu jam," jelas Nyoman.
Ia menyebutkan, kedua penerbang berhasil melaksanakan seluruh prosedur uji coba dengan baik. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi Indonesia-Korea dalam pengembangan teknologi pertahanan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Program KF-21/IF-X tidak hanya membawa manfaat teknis, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra utama dalam pengembangan alutsista modern yang berbasis inovasi dan kemandirian industri pertahanan (inhan)," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Indonesia Menggila di Indonesia Arena, Kapten Timnas Futsal Ungkap Rahasia Hancurkan Korsel 5-0
-
Tiga Jet Tempur Rafale Tiba di Pekanbaru, Presiden Prabowo Akan Hadiri Seremoni Penerimaan
-
TNI AU Terbangkan Dua Hercules Bawa Hampir 19 Ton Bantuan ke Sumatera
-
Kapten POM Aulia Noprizal Harumkan TNI AU, Raih Predikat Terbaik di Sekolah Polisi Militer AS
-
TNI AU dan Kemenhub Sinergi Kembangkan Transportasi Nasional, Fokus di Bidang Kedirgantaraan
Terpopuler
-
Mendag Minta Produsen Perbanyak 'Second Brand' untuk Dampingi Minyakita
-
Menteri LH Hanif Faisol Instruksikan Pemda Konsisten Tangani Darurat Sampah
-
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
-
Baznas RI Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp50 Ribu per Jiwa
Terkini
-
Mendag Minta Produsen Perbanyak 'Second Brand' untuk Dampingi Minyakita
-
Menteri LH Hanif Faisol Instruksikan Pemda Konsisten Tangani Darurat Sampah
-
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
-
Baznas RI Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp50 Ribu per Jiwa