Matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyempatkan diri mengunjungi Pasar Kebon Roek di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, pada Sabtu pagi (2/8), untuk memantau harga kebutuhan pokok.
Didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja dua hari Wapres di NTB sejak Jumat (1/8).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran tampak berbelanja sejumlah bahan pangan, seperti bawang merah, bawang putih, cabai, gula aren, dan tempe. Ia juga menyapa hangat para pedagang serta warga yang antusias menyambut kedatangannya.
"Sudah beli lombok, bawang merah, gula aren, dan masih banyak lagi," ujar Gibran sambil tersenyum.
Selain berbelanja, Wapres turut meninjau kondisi pasar dan memantau stabilitas harga bahan pokok. Ia juga berdialog langsung dengan masyarakat dan pedagang untuk mendengar aspirasi mereka.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyebut antusiasme Gibran dalam membeli produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap petani dan pelaku usaha kecil daerah.
“Banyak banget belanjanya, soalnya pakai pesawat khusus. Jadi bisa angkut banyak barang. Semua hasil komoditas yang ada di Lombok dibeli oleh Pak Wapres," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pedagang bawang, Istikomah, merasa bangga karena barang dagangannya dibeli langsung oleh orang nomor dua di Indonesia.
"Terima kasih Pak Wapres sudah beli dagangan saya. Saya sangat bangga dan senang sekali," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Wapres Gibran Tinjau NTT Mart, Dorong Hilirisasi Produk Unggulan NTT ke Pasar Global
-
Wapres Gibran Dukung Pawai Paskah GMIT Masuk Agenda Wisata Rohani Nasional
-
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
-
Kunjungi Rancaekek, Wapres Gibran Ingatkan Etika dan Nalar Kritis dalam Penggunaan AI
-
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Pastikan Pendidikan dan RS Beroperasi
Terpopuler
-
Wapres Gibran Tinjau NTT Mart, Dorong Hilirisasi Produk Unggulan NTT ke Pasar Global
-
Stella Christie Ungkap Penyebab Energi Panas Bumi Belum Optimal di Indonesia
-
Don Lee Puji Dukungan Pemprov DKI Selama Syuting Film 'Extraction: Tygo' di Jakarta
-
Implementasi B50 Juli 2026: Mentan Siapkan 3,5 Juta Ton CPO dan Hemat Subsidi Rp48 Triliun
-
Menkeu Purbaya Usul Ambil Alih PNM dari Danantara, Ingin Hemat Subsidi KUR Rp40 Triliun
Terkini
-
Wapres Gibran Tinjau NTT Mart, Dorong Hilirisasi Produk Unggulan NTT ke Pasar Global
-
Stella Christie Ungkap Penyebab Energi Panas Bumi Belum Optimal di Indonesia
-
Don Lee Puji Dukungan Pemprov DKI Selama Syuting Film 'Extraction: Tygo' di Jakarta
-
Implementasi B50 Juli 2026: Mentan Siapkan 3,5 Juta Ton CPO dan Hemat Subsidi Rp48 Triliun
-
Menkeu Purbaya Usul Ambil Alih PNM dari Danantara, Ingin Hemat Subsidi KUR Rp40 Triliun