Matamata.com - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan pemerintahnya menyiapkan dana sebesar 100 juta Ringgit atau setara Rp384 miliar (kurs Rp3.840 per Ringgit) sebagai bantuan kemanusiaan untuk Gaza.
Pengumuman itu disampaikan Anwar dalam acara doa bersama bertajuk "Malam Himpunan dan Selawat Malaysiaku Bersama Gaza" di Lapangan Dataran Merdeka, Kuala Lumpur, Minggu (25/8) malam.
"Malam ini saya umumkan Kerajaan MADANI (pemerintah Malaysia), kita telah luluskan dua tahun lalu 100 juta Ringgit. Malam ini saya siarkan kerajaan Malaysia akan beri dana 100 juta Ringgit lagi sebagai permulaan," ujar Anwar.
Ia juga mengajak rakyat Malaysia serta kalangan pengusaha besar untuk ikut berkontribusi. Menurutnya, sebagai bangsa yang merdeka dan hidup aman, Malaysia memiliki tanggung jawab moral mendukung keamanan serta kebebasan rakyat Palestina.
Pada kesempatan tersebut, Anwar menyampaikan keyakinannya bahwa Palestina akan meraih kemerdekaan. Keyakinan itu, katanya, lahir dari sejarah perjuangan bangsa-bangsa, termasuk Malaysia dan Indonesia.
Acara doa bersama itu dihadiri ribuan warga Malaysia maupun pendukung Palestina dari luar negeri. Kegiatan diisi dengan salawat, pembacaan deklarasi Sumud Nusantara yang mengecam pembunuhan anak-anak serta serangan ke rumah sakit di Gaza, hingga bazar produk UMKM dan bernuansa Islami. Seluruh hasil penjualan bazar akan disalurkan untuk membantu rakyat Palestina. (Antara)
Berita Terkait
-
Wamenlu: Komite Nasional Dewan Perdamaian Gaza Bakal Diisi Teknokrat Palestina
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog
-
RI Protes Keras Serangan Israel di Gaza, Tempuh Jalur Diplomasi Lewat Board of Peace
-
Gerbang Rafah Segera Dibuka, PBB Berharap Bantuan Kargo Bisa Segera Masuk Gaza
-
Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Israel Tak Lagi Punya Alasan Blokade Pintu Rafah
Terpopuler
-
Danantara Bukan Regulator, Pengamat: Kekhawatiran di Pasar Modal Terlalu Dini
-
Mendag Minta Produsen Perbanyak 'Second Brand' untuk Dampingi Minyakita
-
Menteri LH Hanif Faisol Instruksikan Pemda Konsisten Tangani Darurat Sampah
-
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
Terkini
-
Danantara Bukan Regulator, Pengamat: Kekhawatiran di Pasar Modal Terlalu Dini
-
Mendag Minta Produsen Perbanyak 'Second Brand' untuk Dampingi Minyakita
-
Menteri LH Hanif Faisol Instruksikan Pemda Konsisten Tangani Darurat Sampah
-
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa