Matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) guna mendukung perbaikan gizi di Indonesia.
"Partisipasi publik menjadi kunci terciptanya kebijakan yang lebih inklusif, aplikatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/9).
Pernyataan itu disampaikan dalam forum konsultasi publik mengenai Rancangan Keputusan Kepala BGN tentang Standar Pelayanan Publik di lingkungan BGN yang digelar di Jakarta, Selasa (24/9).
Hidayati menekankan, BGN membutuhkan kontribusi dari semua pihak agar standar pelayanan publik benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.
"Sebagai lembaga yang mengemban amanah pemenuhan gizi nasional, BGN menyadari bahwa standar pelayanan publik yang baik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud nyata komitmen kami untuk melayani masyarakat dengan profesionalisme dan integritas," ujarnya.
Ia menambahkan, rancangan aturan tersebut menjadi bagian dari reformasi birokrasi sekaligus langkah strategis memastikan seluruh layanan instansi memiliki standar yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Program MBG merupakan salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada periode 2024–2029. Program ini ditujukan untuk meningkatkan status gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak sekolah hingga tingkat menengah atas.
Sebagai pelaksana program tersebut, pemerintah resmi membentuk BGN pada Agustus 2024. (Antara)
Berita Terkait
-
Menko Pangan Pastikan Program Makan Bergizi Gratis di Jepara Sesuai Standar Gizi
-
Menko Pangan: Penerima Makan Bergizi Gratis Capai 61,2 Juta Orang per Februari 2026
-
Ketua Komisi III DPR Tegaskan Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026 Sudah Disepakati Seluruh Fraksi
-
Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara 49 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis
-
DPR Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Kurangi Anggaran Infrastruktur Pendidikan
Terpopuler
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik 2026 yang Hemat Listrik, Baju Kinclong dan Bebas Kuman
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
Terkini
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi