Matamata.com - Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menyalurkan sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Bantuan ini diharapkan mampu mengakselerasi produktivitas pertanian setempat.
Wakil Bupati OKU, Marjito Bachri, di Baturaja, Jumat, menyampaikan bahwa alsintan dan sarana produksi (saprodi) tersebut diberikan kepada kelompok tani di Kecamatan Peninjauan dan Sinar Peninjauan.
Ia menekankan bahwa program tersebut dirancang untuk "meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian di wilayah Kabupaten OKU."
Bantuan yang disalurkan mencakup lima unit traktor roda empat (Jonder), tiga unit rotavator, serta satu unit combine harvester. Seluruh peralatan diserahkan kepada Brigade Pangan perwakilan dua kecamatan tersebut.
Marjito berharap keberadaan mesin-mesin pertanian modern ini dapat membantu mempercepat proses pengolahan hingga pemanenan. Ia juga mengingatkan para penerima agar bersungguh-sungguh dalam merawat peralatan tersebut.
Ia menegaskan, "Dengan adanya program bantuan ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten OKU semakin maju dan berdaya saing, serta mampu mendukung visi nasional menuju swasembada pangan yang berkelanjutan."
Di sisi lain, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Yusuf Winarno menyoroti peran penting pertanian dalam pertahanan negara. Ia menilai pemanfaatan alsintan harus tepat guna dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan petani.
Menurutnya, jajaran Kodim akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.
"TNI Kodim 0403 OKU akan terus hadir mendukung program pemerintah daerah demi memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten OKU," tegasnya. (Antara)
Baca Juga
Berita Terkait
-
Mendagri Minta Kementan Segera Pulihkan 1.500 Hektare Sawah Tertimbun Lumpur di Aceh
-
Kementan Pastikan Stok Cabai Surplus Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
-
Dasco Puji Langkah Mentan Geser Anggaran untuk Pemulihan Bencana di Sumatra
-
Mentan Amran Sebut Penyelundup 1.000 Ton Beras di Karimun Pengkhianat Bangsa
-
Pulihkan Sawah Sendiri, Petani di Sumatera Akan Digaji Harian oleh Pemerintah
Terpopuler
-
KPK Periksa Staf Kejari Tolitoli Terkait Kasus Pemerasan Tiga Jaksa HSU
-
Iran Serang Israel dan Fasilitas Militer AS di Bahrain, Kuwait, serta UEA
-
OIKN Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif Rampung Mulai 2026
-
Ketagihan! Bintangi Film 'Warung Pocong', Shareefa Daanish Ingin Main Genre Horor Berbalut Komedi Lagi
-
Korsel Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Buntut Krisis Energi Timur Tengah
Terkini
-
KPK Periksa Staf Kejari Tolitoli Terkait Kasus Pemerasan Tiga Jaksa HSU
-
Iran Serang Israel dan Fasilitas Militer AS di Bahrain, Kuwait, serta UEA
-
OIKN Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif Rampung Mulai 2026
-
Korsel Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Buntut Krisis Energi Timur Tengah
-
Ombudsman RI Minta Dukungan DPR Kawal Pengawasan Makan Bergizi Gratis