Matamata.com - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan Jalan KKA yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah telah kembali bisa dilalui kendaraan roda empat setelah sebelumnya terdampak bencana.
"Jalan KKA yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah kini telah kembali dapat dilintasi kendaraan roda empat," ujar Seskab Teddy kepada ANTARA, Rabu.
Ia menjelaskan, jalur tersebut sempat terputus akibat bencana sehingga mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas warga dan distribusi logistik antarwilayah.
Jalan KKA yang dimaksud berada di kawasan Jembatan Weh Paseh, Desa Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.
Menurut Teddy, dibukanya kembali akses jalan ini menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, mengingat jalur tersebut merupakan penghubung utama antara Aceh Utara dan Bener Meriah.
Sebelumnya, gangguan pada Jalan KKA menyebabkan terputusnya konektivitas kedua kabupaten tersebut. Namun, berkat kerja sama berbagai pihak, jalur tersebut kini kembali dapat digunakan oleh masyarakat.
"Dulu terputus, berkat kerja sama dan kerja keras seluruh petugas bersama warga setempat, kini Aceh Utara dan Bener Meriah kembali tersambung," kata Seskab Teddy. (Antara)
Berita Terkait
-
Curi Perhatian, Maung Garuda PT Pindad Temani Agenda Presiden Prabowo di KTT ASEAN Cebu
-
Prabowo Dukung Perundingan Damai Kamboja-Thailand di KTT ASEAN
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Maraton 5 Jam di Kremlin, Prabowo dan Putin Sepakati Kerja Sama Energi hingga Hilirisasi
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi