Matamata.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi tekanan besar yang menyertai kursi pelatih skuad Garuda. Dalam jumpa pers perdananya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1), Herdman justru menyebut tekanan sebagai sebuah keistimewaan.
"Tekanan itu adalah sebuah keistimewaan. Saat Anda memimpin sebuah organisasi dan tim, Anda memikul harapan seluruh negara ini di pundak Anda," ujar Herdman.
Pelatih asal Inggris ini menolak memandang ekspektasi publik sebagai beban. Sebaliknya, ia ingin mengubah energi dari ratusan juta pendukung menjadi kekuatan bagi para pemain di lapangan.
"Ini bisa menjadi kutukan atau anugerah. Kami akan mengoptimalkannya menjadi anugerah. Saya akan katakan kepada para pemain bahwa tekanan ini adalah kesempatan besar untuk menggunakan energi para fans," lanjut pelatih yang sukses membawa Kanada mentas di Piala Dunia 2022 tersebut.
Misi Realistis Menuju Piala Dunia Indonesia baru saja menelan pil pahit pada Oktober 2025 lalu setelah gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Kegagalan di babak kualifikasi putaran keempat di bawah asuhan Patrick Kluivert berujung pada pemutusan kontrak pelatih asal Belanda tersebut.
Kini, Herdman mengemban misi membawa Indonesia ke Piala Dunia edisi 100 tahun pada 2030 mendatang. Namun, ia mengingatkan para pendukung bahwa keberhasilan tidak akan datang dalam semalam.
Ia merujuk pada pengalamannya bersama Timnas Kanada. Butuh waktu empat tahun bagi Herdman sejak ditunjuk pada 2018 untuk mengakhiri penantian 36 tahun Kanada agar bisa kembali berlaga di panggung dunia.
"Saya sampaikan kepada fans, lolos ke Piala Dunia tidak terjadi dalam satu malam. Kanada butuh puluhan tahun untuk kembali ke sana. Indonesia sudah mengambil langkah besar baru-baru ini, dan tugas kita adalah melangkah ke tahap selanjutnya," tegas pelatih kelahiran Consett ini.
Bagi Herdman, ambisi membawa Indonesia ke kancah global adalah motivasi utamanya setiap hari. "Itulah alasan mengapa saya bangun dari tempat tidur setiap pagi," tutupnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
John Herdman Puji Marselino Ferdinan Bagus Banget, Sinyal Jadi Starter Lawan Oman
-
Erick Thohir Buka Suara Soal Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
-
Erick Thohir Bocorkan Rencana Turnamen Baru untuk Musim 2026/2027
-
Hasil Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Kecewa Garuda Kalah Meski Unggul Statistik
-
Indonesia Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Peringatan Khusus untuk Coach John Herdman
Terpopuler
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
-
Beradegan 'Panas' Perdana, Elina Joerg Bangga Serial 'Love & 10 Million Dollars' Raih MURI
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
Terkini
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi