Matamata.com - Sektor pariwisata Indonesia mencatatkan prestasi gemilang pada awal tahun 2026 dengan meraih 32 penghargaan internasional dari 25 lembaga bergengsi dunia.
Pencapaian ini mempertegas posisi Indonesia sebagai pemimpin destinasi global yang mengedepankan kualitas dan keberlanjutan.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa pengakuan ini merupakan buah dari konsistensi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata dan memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Menpar dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Salah satu pencapaian paling prestisius adalah keberhasilan Pulau Bali yang dinobatkan sebagai Peringkat 1 Destinasi Terbaik Dunia 2026 (Top Destinations in the World) sekaligus terbaik di Asia dalam ajang Travelers’ Choice Awards oleh TripAdvisor.
Selain Bali, sejumlah destinasi unggulan lainnya seperti Sumba, Labuan Bajo, hingga Raja Ampat juga mendulang penghargaan.
Tidak hanya destinasi, berbagai hotel dan resor mewah di tanah air turut menyabet penghargaan dari lembaga ternama seperti Forbes, Condé Nast Traveler, hingga Tatler Travel.
Menpar Widiyanti menegaskan bahwa sederet penghargaan ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mengembangkan pariwisata yang berakar pada kekayaan budaya dan kelestarian lingkungan.
“Pengakuan internasional ini adalah hasil kolaborasi dalam menjaga standar layanan, memperkuat tata kelola destinasi, serta melestarikan nilai-nilai budaya,” tambahnya.
Pemerintah berharap capaian ini dapat menarik lebih banyak wisatawan berkualitas—yakni mereka yang tidak hanya memberikan dampak ekonomi positif, tetapi juga peduli terhadap aspek sosial dan lingkungan di Indonesia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Target Investasi Pariwisata 2026 Rp63,5 Triliun, Kemenpar Fokus Sasar 13 Destinasi
-
Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Raja Ampat, Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Adat Mansorandak
-
Menko IPK dukung pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo
-
Program Desa Devisa Tingkatkan Pendapatan Penenun NTT hingga 30 Persen
-
Kemenpar Imbau Warga Tak Ikut Balas Dendam Rating Wisata Usai Tragedi Rinjani
Terpopuler
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Pupuk Indonesia Sediakan 6 Mobil Uji Tanah Gratis di Sumatera demi Ketahanan Pangan
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
Terkini
-
Pupuk Indonesia Sediakan 6 Mobil Uji Tanah Gratis di Sumatera demi Ketahanan Pangan
-
PDIP Tegaskan Posisi Politik Penyeimbang Pemerintahan Prabowo Subianto
-
Susunan Pemain Turki vs Paraguay Piala Dunia 2026: Arda Guler Starter
-
KPK Pastikan Tak Duplikasi Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis yang Ditangani Kejagung
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Ditangkap, Kuasa Hukum Buka Suara