Matamata.com - Ketua Badan Pengawas Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Ma’ruf Amin, menegaskan visi besar transformasi ekonomi berbasis syariah. Dalam 25 tahun ke depan, sistem ekonomi syariah ditargetkan menjadi arus utama (mainstream) dalam sistem ekonomi nasional.
Hal tersebut disampaikan Kiai Ma’ruf dalam acara Ta’aruf Pengurus DSN-MUI Masa Khidmat 2025-2030 dan Rapat Pleno DSN-MUI Ke-60 di Jakarta, Rabu (11/2). Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah memerlukan proses yang terstruktur dan tidak bisa instan.
“Kita punya target jangka panjang 25 tahun untuk mentransformasikan ekonomi masyarakat agar berjalan sesuai prinsip syariah. Fase awal difokuskan pada edukasi, sementara tahap berikutnya adalah penguatan kualitas dan perluasan pangsa pasar,” ujar Wakil Presiden ke-13 RI tersebut.
Literasi dan Fondasi Etika Kiai Ma’ruf menekankan bahwa peningkatan literasi adalah kunci agar masyarakat memahami bahwa ekonomi syariah bukan sekadar pilihan bagi umat Muslim, melainkan sebuah kebutuhan untuk ekosistem yang lebih sehat.
Ia menjelaskan bahwa prinsip syariah melarang keras adanya praktik manipulasi, gharar (ketidakjelasan), dan judi. Dengan menjalankan "rambu-rambu" ini, ia optimistis kepercayaan investor, baik domestik maupun global, akan tumbuh pesat.
“Jika prinsip syariah dijalankan, insyaallah tidak akan ada manipulasi. Kepercayaan akan tumbuh, dan praktik yang merugikan masyarakat bisa kita hindari,” tegasnya.
Sinergi Ekosistem Lebih lanjut, Kiai Ma'ruf mengingatkan bahwa keberhasilan visi ini bergantung pada sinergi lintas sektor. DSN-MUI berperan sebagai motor penggerak melalui fatwa, namun implementasinya membutuhkan dukungan penuh dari regulator dan pelaku industri.
"Ekonomi syariah adalah satu ekosistem. DSN-MUI mengeluarkan fatwa, tetapi harus didukung penuh oleh pemerintah, regulator, dan masyarakat secara bersama-sama agar memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan nasional," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pertimbangkan Usia dan Regenerasi, Maruf Amin Mundur dari Ketua Watim MUI
-
Ma'ruf Amin Ingatkan Wapres RI Mendatang Tak Merasa Jadi Presiden dan Bukan Ban Serep, Nyindir Cawapres 2024?
-
Geger Video Wapres Ma'ruf Amin Ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru Pakai Baju Sinterklas, Benarkan?
-
Potret Deddy Corbuzier Jadi Bodyguard Wakil Presiden RI, Bajunya Disorot!
-
Yusuf Mansur Blunder Pasang Foto Jokowi Sungkem ke Ma'ruf Amin: Siap Salah
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal