Matamata.com - Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.096.295 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Langkah ini diambil guna menjamin ketersediaan energi masyarakat selama libur panjang Imlek serta menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, periode 14-17 Februari 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan tambahan ini diberikan di atas rata-rata konsumsi harian normal yang mencapai 1.590.214 tabung.
"Jumlah tambahan ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat yang meningkat selama libur panjang perayaan Imlek dan persiapan Ramadan," ujar Ahad di Surabaya, Senin (16/2/2026).
Ahad memastikan infrastruktur penyaluran telah disiagakan penuh untuk menjamin distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan. Ia pun meminta masyarakat Jawa Timur untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).
"Stok energi dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat membeli secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu benar," tegasnya.
Selain itu, Pertamina mengingatkan agar penggunaan LPG dilakukan sesuai peruntukannya. LPG 3 kg bersubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat yang mampu diharapkan menggunakan LPG Non-Subsidi seperti Bright Gas.
"Jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Kami tetap standby di lapangan untuk memantau penyaluran," pungkas Ahad. (Antara)
Berita Terkait
-
Pakar Nilai Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi April 2026 Sebagai Langkah Koreksi yang Wajar
-
Cara Cek Segel Hologram Elpiji Pertamina dan Lokasi Pangkalan Resmi LPG 3 KG
-
Bahlil Gandeng Swasta Cari Formulasi Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia
-
DPR dan Pemerintah Jamin Stok BBM Aman, Harga Dipastikan Tidak Naik
-
Pertamina Patra Niaga Jamin Distribusi BBM Optimal dan Harga Tetap
Terpopuler
-
Strategi Menko AHY Kembangkan Jaringan Kereta Api Nasional untuk Atasi ODOL
-
China Sebut Situasi Timur Tengah Kritis meski Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang
-
Pemerintah Bidik Pembangunan 2.772 Km Jalur Kereta Api di Kalimantan
-
RI Dorong Asia Pasifik Jadi Kompas Pembangunan Berkelanjutan Dunia
-
BRIN: Ikan Gabus Potensial Jadi Superfood Lokal untuk Pemulihan Kesehatan
Terkini
-
Strategi Menko AHY Kembangkan Jaringan Kereta Api Nasional untuk Atasi ODOL
-
China Sebut Situasi Timur Tengah Kritis meski Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang
-
Pemerintah Bidik Pembangunan 2.772 Km Jalur Kereta Api di Kalimantan
-
RI Dorong Asia Pasifik Jadi Kompas Pembangunan Berkelanjutan Dunia
-
BRIN: Ikan Gabus Potensial Jadi Superfood Lokal untuk Pemulihan Kesehatan