Matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa Kantor Wakil Presiden kini membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan sosial, mulai dari kesulitan membayar SPP sekolah hingga masalah penebusan ijazah yang tertahan.
Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menyapa jemaah usai melaksanakan salat Isya dan Tarawih di Masjid Al-Falaah, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (19/2) malam.
"Warga bisa ke kantor kami mengeluhkan masalah apa pun, seperti tebus ijazah atau uang SPP yang tidak bisa dibayar. Itu bisa diselesaikan di kantor kami di Kebon Sirih," kata Gibran dalam keterangan resminya, Jumat (20/2).
Masyarakat dapat datang langsung ke Kantor Wapres di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada hari kerja (Senin hingga Jumat) untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara tatap muka.
Serap Aspirasi di Kawasan Padat Kehadiran Gibran di Masjid Al-Falaah yang terletak di tengah pemukiman padat penduduk bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung pada malam kedua Ramadan 1447 H.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto yang saat ini tengah menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri. Ia mengajak jemaah mendoakan kelancaran tugas dan kesehatan Kepala Negara.
"Salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo. Saat ini beliau sedang bertugas di luar negeri. Kita doakan semoga beliau senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugasnya," ungkap Gibran.
Selain membuka layanan di kantor, Gibran berkomitmen menindaklanjuti berbagai persoalan yang kerap muncul dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat akar rumput. Ia berjanji akan mempelajari laporan dari pengurus wilayah setempat untuk dicarikan solusi yang konkret bagi masyarakat lokal. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo-Gibran Jamu Tokoh Bangsa dan Pemimpin Lintas Generasi di Istana Merdeka
-
Prediksi Pilpres 2029: Hensa Sarankan Prabowo Tak Pilih Cawapres yang Ambisius Jadi Capres
-
Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Pastikan Pendidikan dan RS Beroperasi
-
Gibran di UKSW: Anak Muda Harus Kuasai Coding dan AI Agar Tak Sekadar Jadi Penonton
-
Tinjau Banjir Bekasi, Wapres Gibran Instruksikan Forkopimda Turun Langsung Dampingi Korban
Terpopuler
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer
Terkini
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Wamentan: Perang Iran-AS Picu Lonjakan Permintaan Ekspor Urea Indonesia
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Akan Bangun Pusat Latihan Militer Internasional di Morotai
-
Kemenhut dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia
-
Prabowo dan MbS Bahas Eskalasi Militer Timur Tengah, Indonesia Desak Penghentian Aksi Militer