Matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan bahwa Indonesia tetap mendapatkan keuntungan ekonomis meskipun harus mengalihkan impor minyak mentah (crude) dari Amerika Serikat (AS) di tengah tren kenaikan harga dunia.
Saat ini, harga minyak mentah jenis Brent (ICE) telah menyentuh angka 83 dolar AS per barel. Angka ini melonjak tajam dibandingkan rata-rata Januari 2026 yang berada di level 64 dolar AS per barel akibat pecahnya perang antara AS-Israel dengan Iran.
“Sudah pasti sebelum dilakukan transaksi ada negosiasi. Pasti menguntungkan,” tegas Bahlil usai acara buka puasa bersama di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (4/3/2026) malam.
Optimisme Negosiasi Pertamina Bahlil meyakini PT Pertamina (Persero) memiliki daya tawar yang kuat dalam bernegosiasi untuk mendapatkan harga terbaik. Menurutnya, diversifikasi sumber impor adalah kunci ketahanan energi nasional saat ini agar tidak terpaku pada satu kawasan saja.
Terkait pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia masih mengandalkan impor dari Singapura. Ia percaya Singapura memiliki alternatif pemasok yang luas, mulai dari Afrika (Angola), Brasil, Malaysia, hingga Amerika Serikat, sehingga pasokan ke Indonesia tetap stabil.
“Timur Tengah bukanlah satu-satunya sumber minyak mentah di dunia. Mitigasi ini memastikan ada kepastian stok di dalam negeri,” tambahnya.
Dampak Penutupan Selat Hormuz Langkah antisipatif ini diambil menyusul situasi genting di Timur Tengah. Pasca klaim kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan AS-Israel pada Minggu (1/3), jalur perdagangan vital Selat Hormuz dilaporkan telah ditutup secara efektif.
Penutupan koridor yang menangani sekitar 20 persen konsumsi minyak harian global (sekitar 20 juta barel) ini memicu kekhawatiran krisis energi dunia. Namun, dengan pengalihan rute pasokan ke luar zona konflik, pemerintah optimistis ketahanan energi Indonesia tetap terjaga tanpa harus menguras anggaran secara berlebihan. (Antara)
Berita Terkait
-
Trump Sebut Uranium Iran Akan Diserahkan ke AS atau Dimusnahkan Bersama
-
Kementerian ESDM Matangkan Skema Distribusi CNG 3 Kg, Tabung Pakai Sistem Pinjam
-
Mentan Pastikan Implementasi B50 Tidak Ganggu Pasokan Minyak Goreng Domestik
-
Megawati dan Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah bagi Indonesia
-
Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil Dorong Interkoneksi Listrik Lintas Negara ASEAN
Terpopuler
-
Tawarkan Konsep Menarik, Cantika Davinca Ingin Lagu 'Mencintai Tak Dicintai' Disukai Banyak Orang
-
Rayakan Idul Adha 1447 H, Masjid Al Falaah RBK Gelar Salat Ied hingga Pemotongan Kurban, 1 Sapi dan 4 Ekor Kambing
-
JPU Diduga Lupa Agenda Sidang Kasus Reinhart Muljadi di PN Jakbar, Pengacara Nilai Sarat Kejanggalan
-
Pernah Duduki Posisi Top Chart Tangga Lagu, ASBAK Band Percaya Diri Rilis Lagu 'Izinkan Aku Menjagamu'
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!
Terkini
-
Menbud Fadli Zon: Iduladha Perkuat Solidaritas Sosial dan Budaya Gotong Royong
-
BGN dan Polri Usut Penipuan Jual-Beli Titik SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Menag Pastikan Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Ramah Lingkungan
-
Presiden Prabowo Beli Sapi Limousin 950 Kg dari Peternak PPU untuk Kurban Iduladha