Matamata.com - Presiden Vladimir Putin menyatakan bahwa Rusia terus meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada mitra-mitra yang dinilai dapat diandalkan di berbagai belahan dunia. Langkah ini diambil Rusia guna memperkuat posisi di pasar energi global yang kian kompetitif.
"Saya telah mendapat informasi bahwa kami meningkatkan pasokan kepada mitra-mitra tepercaya kami, dan itu dilakukan di beberapa kawasan sekaligus," ujar Putin dalam rapat koordinasi di Kremlin, Senin (9/3/2026), yang membahas situasi pasar minyak dan gas terkini.
Pemimpin Rusia tersebut mencatat bahwa persaingan global antar-pembeli untuk mendapatkan pasokan energi semakin tajam. Hal ini dipicu oleh krisis hebat yang sedang melanda kawasan Timur Tengah pasca-serangan terhadap Iran akhir Februari lalu.
Menurut Putin, Rusia memiliki peluang besar untuk memperkokoh pengaruhnya jika mampu mengalihkan fokus pada pasar-pasar yang saat ini sedang membutuhkan stabilitas pasokan energi.
"Jika saat ini kami mengalihkan fokus pada pasar-pasar yang membutuhkan peningkatan pasokan, kami dapat memperkuat posisi di sana," tambahnya.
Meski demikian, Putin memberikan catatan realistis terkait infrastruktur energi global. Ia menilai bahwa dalam kondisi krisis saat ini, mengalihkan seluruh pasokan minyak dari Timur Tengah tanpa melewati Selat Hormuz adalah hal yang mustahil atau tidak realistis.
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa meskipun Rusia meningkatkan perannya, stabilitas jalur pelayaran di Timur Tengah tetap menjadi faktor kunci bagi keseimbangan harga energi dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Hampir 90 Hari, Warga Teheran Turun ke Jalan Dukung Pemerintah Iran Lawan AS-Israel
-
Saling Sandera Kesepakatan, Iran Tuntut AS Hentikan Sikap Plinplan dan Tuntutan Berlebihan
-
Trump Tolak Rusia dan China Amankan Pasokan Uranium Iran
-
Mentan Pastikan Implementasi B50 Tidak Ganggu Pasokan Minyak Goreng Domestik
Terpopuler
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Menhan AS Pete Hegseth Beri Peringatan Keras ke China soal Indo-Pasifik
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Megawati dan Presiden Prabowo Bakal Hadir di Gedung Pancasila
Terkini
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Menhan AS Pete Hegseth Beri Peringatan Keras ke China soal Indo-Pasifik
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Megawati dan Presiden Prabowo Bakal Hadir di Gedung Pancasila