Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi alternatif dengan membangun pusat-pusat pengolahan (refinery) baru. Fasilitas ini nantinya akan mengolah kelapa sawit hingga limbah minyak goreng atau jelantah menjadi bahan bakar pesawat (avtur).
Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4). Menurut Prabowo, Indonesia memiliki potensi besar karena ketersediaan bahan baku yang melimpah.
"Sekarang avtur pun bisa dari kelapa sawit, dan kita punya banyak kelapa sawit. Bahkan avtur nanti itu dari jelantah, dari limbah, dari sisanya minyak goreng, kita bisa olah menjadi avtur," ujar Prabowo.
Ia memastikan bahwa dalam waktu dekat pemerintah akan mulai merealisasikan pembangunan pusat pengolahan tersebut melalui investasi skala besar.
"Beberapa saat lagi kita akan buka pusat-pusat pengolahan, refinery-refinery untuk ini. Kita akan investasi besar-besaran di bidang itu," tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan visi swasembada energi yang terus didorong oleh Presiden. Sehari sebelumnya, dalam taklimat di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4), Prabowo menyebut krisis global akibat perang sebagai momentum bagi Indonesia untuk mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).
Selain avtur dari sawit, Presiden juga mendorong produksi biofuel dari singkong dan jagung sebagai alternatif pengganti solar dan bensin. Bahkan, ia menyoroti potensi pengolahan batu bara menjadi bahan bakar cair guna menekan angka impor BBM.
"Kita bisa menghasilkan solar dan bensin dari batu bara, dari singkong, dari jagung. Setelah dikaji, kita ternyata memiliki kekuatan ekonomi dan energi yang cukup kuat," kata Prabowo optimis.
Dengan memanfaatkan kekayaan alam secara mandiri, Presiden meyakini Indonesia akan lebih tangguh dan relatif aman dari dampak gangguan pasokan energi global. (Antara)
Baca Juga
Tag
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Presiden Prabowo Beli Sapi Limousin 950 Kg dari Peternak PPU untuk Kurban Iduladha
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
-
Kasus Blueray Cargo: Menkeu Purbaya Bakal Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi
-
Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Menguat Setelah Investor Pahami Fungsi BUMN Ekspor
Terpopuler
-
Tawarkan Konsep Menarik, Cantika Davinca Ingin Lagu 'Mencintai Tak Dicintai' Disukai Banyak Orang
-
Rayakan Idul Adha 1447 H, Masjid Al Falaah RBK Gelar Salat Ied hingga Pemotongan Kurban, 1 Sapi dan 4 Ekor Kambing
-
JPU Diduga Lupa Agenda Sidang Kasus Reinhart Muljadi di PN Jakbar, Pengacara Nilai Sarat Kejanggalan
-
Pernah Duduki Posisi Top Chart Tangga Lagu, ASBAK Band Percaya Diri Rilis Lagu 'Izinkan Aku Menjagamu'
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!
Terkini
-
Menbud Fadli Zon: Iduladha Perkuat Solidaritas Sosial dan Budaya Gotong Royong
-
BGN dan Polri Usut Penipuan Jual-Beli Titik SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Menag Pastikan Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Ramah Lingkungan
-
Presiden Prabowo Beli Sapi Limousin 950 Kg dari Peternak PPU untuk Kurban Iduladha