Matamata.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyetujui usulan penambahan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI yang saat ini dinilai masih jauh dari angka ideal. Penambahan ini mendesak dilakukan guna mengimbangi beban kerja di lapangan yang berdampak pada kesehatan anggota.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Ia membandingkan kebutuhan personel Satpol PP dengan instansi pelayanan publik lainnya di Jakarta.
"Bayangkan, pemadam kebakaran saja butuh 11.000 personel. Kalau Satpol PP minta (tambahan) 5.000, mungkin saja, tapi akan dilakukan secara bertahap," ujar Rano di Jakarta, Sabtu (25/4).
Rano juga menyoroti data memprihatinkan mengenai 35 anggota Satpol PP yang meninggal dunia dalam kurun waktu setahun terakhir. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa beban kerja yang ada saat ini sudah tidak ideal dan berdampak serius pada kondisi kesehatan personel.
Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengusulkan adanya rekrutmen personel dengan usia yang lebih muda. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban kerja fisik anggota di lapangan yang harus berjaga selama 24 jam.
Satriadi menjelaskan, idealnya setiap kelurahan diperkuat oleh 18 hingga 20 personel agar pembagian kerja optimal. Namun, realita di lapangan saat ini sangat terbatas.
"Kondisi saat ini masih jauh dari standar ideal. Dalam satu kelurahan hanya terdapat tujuh hingga 10 personel, padahal pengamanan berlangsung 24 jam," jelas Satriadi, Sabtu (25/4).
Dengan sistem pembagian tiga sif, jumlah personel di tiap sif menjadi sangat minim. Hal inilah yang memicu tingginya beban kerja individu. Satriadi merinci, saat ini Satpol PP DKI memiliki sekitar 5.000 anggota, sementara kebutuhan ideal untuk mencakup seluruh wilayah Jakarta mencapai 10.000 anggota.
"Kami sudah mengajukan permohonan agar jumlah personel di ibu kota dapat ditambah secara signifikan," pungkasnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Pramono Anung Bakal Bentuk PJLP Khusus Penangan Ikan Sapu-sapu di Jakarta
-
Don Lee Puji Dukungan Pemprov DKI Selama Syuting Film 'Extraction: Tygo' di Jakarta
-
Presiden Prabowo Gelar Pasar Murah di Monas Sore Ini, Ada 100 Ribu Kupon Belanja Gratis
-
DKI Siapkan Studio Film di Setu Babakan, Rano Karno: Akan Jadi Pusat Wisata Jakarta
-
Rano Karno Siapkan Tugas Berat untuk Abang None 2025: Jadi Duta Global Jakarta
Terpopuler
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Permenhut 6/2026 Jadi Kunci Stabilitas dan Kepastian Proyek Karbon di Indonesia
-
Menkeu Purbaya: Indonesia Masuk 'Survival Mode', Tak Ada Lagi Ruang Inefisiensi
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
Terkini
-
Permenhut 6/2026 Jadi Kunci Stabilitas dan Kepastian Proyek Karbon di Indonesia
-
Menkeu Purbaya: Indonesia Masuk 'Survival Mode', Tak Ada Lagi Ruang Inefisiensi
-
Menaker Dorong Pemerataan Magang Nasional, Buka Peluang Lebar bagi Putra Daerah
-
Kementan: Industri Sawit Indonesia Ramah Lingkungan dan Siap Menuju B50
-
Ribuan Peserta Terindikasi Curang di UTBK 2026, Puan Maharani Desak Perbaikan Sistem