Matamata.com - Aktor sekaligus komika Pandji Pragiwaksono harus mendapat kritikan tajam dari netizen karena konten humornya.
Pasalnya, Pandji Pragiwaksono membahas mengenai penyalahgunaan toa masjid.
Menurutnya, toa masjid kadang digunakan secara berlebihan dan untuk hal-hal yang tidak semestinya.
Konten standup comedy Pandji Pragiwaksono kurang lebih menyentil kasus yang dialami oleh Meliana yang dipidana karena mengeluhkan volume suara azan.
Tapi rupanya materi Pandji Pragiwaksono tak semua orang bisa menerimanya. Tak sedikit yang menganggapnya melecehkan agama karena menyinggung agama dan properti agama.
Di Indonesia sendiri, isu agama memang sangat sensitif untuk dibicarakan. Maka tak heran jika materi Pandji Pragiwaksono menuai pro dan kontra.
Saking ramainya, Pandji Pragiwaksono sampai memberi ruang khusus untuk para netizen yang ingin bersuara.
Lapak yang disediakan itu bertuliskan 'Lapak ini khusus untuk bertarung di kolom komentar' dan sudah dipenuhi sebanyak 1.123 komentar.
Ketika dihubungi oleh Suara.com, Pandji Pragiwaksono menganggap itu hanya kesalahpahaman saja, karena yang kontra salah menangkap humornya.
''Biasa aja, (joke) itu secara umum. Menurut gue lebih salah nangkep joke gue saja. Materi stand up comedy soal toa yang disalahgunakan itu kan berdasarkan peraturan pemerintah. Yang dibahas kan penyalahgunaan toa masjid, hal-hal di luar yang sudah ditetapkan pemerintah,'' beber Pandji Pragiwaksono dihubungi Suara.com, Kamis (30/8/2018).
Pandji Pragiwaksono sendiri merasa tak perlu meminta maaf kepada publik karena hal itu tidak terlalu serius.
''Ngapain, itu joke aja, tidak terlalu serius. Kalu misalnya ada yang tersinggung karena penonton tertawa, kan tidak semua orang sependapat dengan mereka. Itu wajar aja,'' jelasnya.
"Kalo misal mereka mau maki-maki nggak apa-apa. Gue nggak takut diserang, gue berani karena benar, gue nggak merasa salah," lanjutnya.
Pandji Pragiwaksono menambahkan, jika ada pihak yang merasa tak terima dengan konten standup-nya, ia bersedia untuk duduk bersama membicarakannya.
''Kalau mau tabayyun ayo. Ini salah paham aja sih, itu kan sebuah joke. Jangan terlalu serius tanggapi itu,'' tutup Pandji Pragiwaksono.
Melalui akun YouTube-nya pula, Pandji Pragiwaksono memberikan klarifikasi. Di sana, ia memberitahu dari mana inspirasi kontennya itu ia dapatkan.
YouTube/Pandji Pragiwaksono
Berita Terkait
-
Tempuh Jalan Damai, Pandji Pragiwaksono Tuntaskan Sanksi Adat di Tana Toraja
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
-
Buntut Pernyataan Soal Konsesi Tambang NU-Muhammadiyah, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi
-
Tompi Jelaskan Kondisi Medis Mata Gibran dan Kritik Stand-Up Comedy Pandji Pragiwaksono
Terpopuler
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano