Matamata.com - Setiap kali menyanyikan ulang lagu yang sudah terkenal pastilah mendapatkan pro dan kontra. Hal ini juga dialami oleh Via Vallen me-remake lagu Selow.
Pedangdut Via Vallen tidak gentar meskipun lagunya Selow mendapat komentar negatif netizen. Alih-alih kesal, perempuan 27 tahun ini justru bersikap santai.
"Lagu Selow ada pro dan kontra itu wajar sih. Pro dan kontra itu harus berdampingan terus, jadi wajar sih. Lagian kuping dan selera orang kan beda," ujar Via Vallen pada Suara.com di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (11/1/2019) malam.
Maklum, lagu Selow mulanya dipopulerkan oleh Wahyu Ramdani. Single itu dirilis pada September 2017 dengan mengusung genre reggae murni.
Namun akhirnya pada akhir 2018, Via Vallen me-remake lagu tersebut menjadi dangdut koplo.
"Lagu Selow itu awalnya emang dari label. Label bilang sama Via ada kontak penciptanya mau dibikin versi dangdut, ditawarin kan. Yah saya mau dong kan saya nggak mau mati berkarya. Dikasih lagu apa saja saya mau," tutur Via Vallen.
"Ditawarin hari itu, saya langsung take hari itu juga. Kilat banget cuman dua hari, hari pertama take vokal besok ya rekaman," sambungnya lagi.
Terlepas dari itu, pelantun Sayang ini mengatakan kalau cukup kagum mendengarkan Selow versi aslinya.
"Sebelum aku bawain memang lagu Selow sudah bagus. Banyak yang cover. Respon masyarakat juga baik, penyanyinya juga oke," tutup Via Vallen.
Suara.com/Sumarni
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Sudah Yatim Piatu Sebelum Menikah, Hadiah Kejutan Sederhana di Ultah Suami Via Vallen Bikin Berkaca-kaca
-
Sedih Banget! Via Vallen Hamil Anak Pertama, Ayahnya Meninggal Dunia!
-
Teman SD Bersaksi Via Vallen Hidupnya Sengsara Jadi Pengamen, Sang Ayah Memantau Sambil Berteduh
-
Modali Keluarga Malah Dipakai Judi dan Dunia Malam, Curhatan Via Vallen Bikin Miris: Aku Anak Kandung Apa Bukan?
-
Mencekam! Kronologis Lengkap Rumah Via Vallen di Sidoarjo Disatroni Warga
Terpopuler
-
Rawat Kecantikan, Jennifer Bachdim Makin Percaya Diri Gunakan Elara Skin Indonesia
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo